Kamis, 29 Maret 2018

Shigeaki no Cloud - 21 Maret 2018 [Indonesia Translate]



Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi EPCOTIA~ bagian 1


Perkenalan.

EPCOTIA berasal dari "EXPERIENCE PLANET, A CORNER OF THE COSMOS. LET'S GO TRAVELING INTO ASTROWORLD"

Berdasarkan konsep ini, kami akan membawakan album "EPCOTIA" kepada kalian sebagai hadiah. Kami harap kalian akan senang mendengarkannya.



1. "EPCOTIA SAFETY GUIDE -INTER-"

Ini adalah petunjuk keselamatan untuk perjalanan menuju luar angkasa.
Kita akan memulai perjalanan EPCOTIA dengan EPCOTIA Liner.
Suaranya membuat para pendengar merasakan janji misterius dari luar angkasa, membangkitkan harapan untuk perjalanan melalui angkasa yang akan dimulai.
Karena ini adalah luar angkasa, dimohon untuk mengikuti instruksinya dan memeriksa keselamatan sebelum lepas landas.
Ini akan lebih mudah dipahami jika kalian menonton rekaman "Safety Guide" yang ada di edisi terbatas.
Seluruh kru mengharapkan kalian semua memiliki perjalanan yang luar biasa.

2. "EPCOTIA"
Suara yang melingkupi orkestra pada intronya adalah kata - kata dari Komandan Amstrong ketika misi Apollo.
Kata - katanya yang sangat terkenal.
Rekaman suara yang digunakan adalah rekaman yang sesungguhnya.
NASA merilisnya secara bebas beberapa waktu yang lalu,
jadi memungkinkan kami untuk menggunakannya.
Dengan kata lain, lagu ini menjadi mungkin karena dibuat di waktu yang khusus.
Seperti kata - kata Amstrong, kuharap album ini akan membuat pendengarnya merasakan sensasi yang benar - benar berbeda sebelum dan sesudah mendengarkannya dan merasakan suatu perubahan.
Berdasarkan kata - kata Amstrong, sekali lagi sang kapten menjelaskan arti dari EPCOTIA.
Namun di pertengahan, suara kapten mulai sedikit demi sedikit menghilang. Mungkin ruang dan waktu telah mulai membelok.
Dan ketika orkestranya menghilang, seolah - olah dihempaskan ke dunia tanpa gravitasi,  suara indah Masuda-san terdengar.
Efek perlambatan suara yang digunakan juga bagus. Ruang angkasa adalah sebuah kekosongan, seharusnya kau tidak bisa mendengar suara apapun, namun anehnya, ada atmosfer ruang angkasa di mana suara bisa beresonansi.
Tahun 1961 pada lagu kami adalah tahun di mana manusia berhasil terbang ke ruang angkasa. Keterkaitan yang ditemukan di satu tempat dan tempat lain menjadi sentuhan yang menyenangkan.
Secara kebetulan, ada tahun 2018 di paragraf ke dua. Masa lalu, masa sekarang, dan masa depan terhubung di sebuah garis dan diungkapkan.
Modulasi Koyama-san di jembatan juga adalah hal yang baru. Ketidak teraturan itu sendiri memberikan sensasi yang tidak pada tempatnya, namun dalam hal yang baik.
Hal ini tidak akan berjalan jika tidak benar - benar diperhitungkan, jadi kau akan tahu betapa banyak energi yang dikerahkan oleh tim produksi.
Namun yang paling luar biasa adalah pada bagian refrain-nya Tegoshi-san menyanyikannya dengan penuh energi, dengan suara yang merdu dan enak di telinga.
Keseimbangannya benar - benar luar biasa, dan lagunya terstruktur dengan baik.
Sensasi seperti "Akhirnya tiba waktunya!" pun tersampaikan.
Orkestra yang menjadi selingannya terasa kaya dan begitu agung, terkesan seperti sebuah lagu tema dari film opera luar angkasa.
Ngomong - ngomong, orkestra live dalam lagu ini terdiri dari jumlah pemain yang begitu banyak. Itulah kenapa terasa penuh dengan energi.
Namun yang menarik adalah bahwa musik yang mereka ciptakan benar - benar khusus untuk NEWS team.
Di sini, sekali lagi kau akan mendengar suara kapten lagi, namun kali ini suaranya bertumpuk dengan suara anak kecil.
Di sini, aku teringat Star Children dari "2011: A Space Odyssey", namun mungkin akan terlalu banyak jika diceritakan.
Bagaimanapun, lagu ini memiliki cerita tersendiri, yang pasti lagu ini melambangkan albumnya, dan aku merasa lagunya menyenangkan.
Dan, lagu ini memiliki elemen yang diambil setelah "BYAKUYA" dan "NEVERLAND", jadi kupikir para fans yang menyukai lagu - lagu kami sebelumnya mungkin akan bisa lebih menikmati lagu ini.
Tahun ini memiliki banyak titik di mana akan membuatmu ingin mengatakan "HEY!" benar - benar cerdik.
Ketika mendengarkannya, aku tak bisa mencegah diriku untuk mengatakan "HEY!"
Segera setelah mendengarkan lagu ini, aku mengatakan pada diriku sendiri, "Album ini adalah pemenang!"
Sekarang, mari kita lihat. Ke mana album ini akan membawa kita selanjutnya?!

3. "KINGDOM"
Lagu ini adalah lagu tema untuk "FIFA Club World Cup UAE 2017" di saluran Nippon Television.
Tentu saja, lagu ini ditulis sebagai sebuah lagu penyemangat untuk pertandingan sepak bola.
Namun ketika berada dalam album ini, jadinya cukup aneh... dan juga terdengar kosmik.
Mungkin karena lagu ini memiliki kecocokan yang besar dengan "EPCOTIA", lagu sebelumnya.
Dimulai dengan intronya, kau akan mendengar suara yang mirip dengan salah satu di "EPCOTIA".
Namun kali ini diambil berdasarkan motif pidato yang terkenal "I Have a Dream" oleh Reverend Martin Luther King, Jr.
Kata - katanya telah diubah dan direkam menjadi sebuah audio klip.
Apakah Reverend King dipilih karena judul lagunya "KINGDOM"? Apakah ini adalah permainan kata - kata? Aku sempat memikirkan hal seperti itu, namun kemudian aku tak memikirkannya lagi. lol
Namun bagaimanapun, kau bisa menginterpretasikannya sebagaai sebuah pesan yang mengatakan bahwa bermimpi adalah cara untuk menuju "KINGDOM".
"KINGDOM" berarti sebuah negara yang dipimpin oleh seorang raja, namun di lagu ini, mungkin maksudnya adalah kerajaan yang terdapat di dalam diri kita.
Untuk bagian "wow" di chorusnya, benar - benar dibuat dari ratusan rekaman vokal yang disatukan. Banyaknya jumlah suara yang direkam menciptakan kesan keagungan dari lagu ini.
Kemudian pada bagian pertama. Awalnya hanya ada piano, susunan yang mirip dengan "EPCOTIA"
Pada bagian bridge di mana aku dan Tegoshi menyanyi dengan harmoni, judul dari lagu kami tentang sepak bola yang sebelumnya disisipkan dengan rapi.
Cerita ini menjadi mungkin karena Tegoshi memiliki banyak pekerjaan yang terkait dengan sepak bola.
Faktanya, ada semacam permainan lain yang mirip juga pada bagian bridge dari chorus yang ke dua.
Kau akan menemukannya ketika melihat pada booklet lirik.
Tidak ada hubungannya sih, namun rasanya luar biasa bahwa semua lagu kami yang terkait dengan sepak bola memiliki rasa yang berbeda.
Secara tidak sengaja, lagu ini memiliki waktu dobel pada chorusnya, menjadi sesuatu yang kau sebut sebuah double-time, dan temponya menjadi yang tercepat di antara lagu - lagu sepak bola kami yang sebelumnya.
Itulah mengapa lagu ini memiliki semacam sensasi kecepatan yang cukup tinggi. Dan juga cukup emosional.
Bagian interlude nya bertaburan kata - kata seperti "DREAM", "UNITE", "HIGHER", dan "FUTURE", dan semuanya menyampaikan aspirasi, kemauan, dan emosi.
Pesan di lagu ini tidak hanya untuk para atlet dan orang - orang yang bertanding, namun tentu saja untuk kami juga di NEWS.
Lagu ini memiliki elemen lagu perjuangan, seperti bertujuan untuk mencapai tempat yang tak tergapai, dan sensasi seperti "EPCOTIA", tentang memimpikan luar angkasa. Dua hal ini tersinkronisasi dengan baik, dan makna baru dari lagu ini lahir ketika menjadi salah satu lagu di album ini.

4. "TWINKLE STAR"
Lagu - lagu di album ini cenderung terdengar seperti musik Western. Di lagu ini, Western style dan pop-like terdengar berdampingan.
Synthesizer nya menciptakan suara seperti musik yang populer di tropical house dan future bass.
Putaran melodi pada intronya terngiang - ngiang di kepala.
Dan dilapisi jentikan jari yang menggema, yang membuatku " Aku langsung menyukainya..."
Putaran melodi bisa membuat bosan, tapi di dalam lagu ini, Putaran melodinya mempunyai variasi yang rapih dalam suara dan akord-nya dan dia berkembang.
Lagu ini dimulai dengan vocal kami, jadi untuk mengikuti atmosfir dari suara dan agar dipastikan kita mendapatkan irama yang terbaik, kami menyanyikannya dengan tenang dan perasaan getir.
Liriknya dimulai dengan kata-kata "Mata yang indah", Jadi bagi kalian yang membeli edisi terbatas pasti menyadari sesuatu.
Di dalam bookletnya, terdapat poto close-up dari mata para member. Dan diatas semua itu, sesuatu yang seperti orbit planet terlapis didalamnya.
Jika berpikir dengan menghubungkan semua itu, Judul dari lagu ini dipikirkan dengan sangat baik.
Kata "TWINKLE" tidak hanya berarti "(bintangnya) berkilau, bergemerlap" atau "kilau, gemerlap(bintang)," tapi bisa juga " (mata yang) berkilau," dan "kilauan, gemerlap (mata). " Gemerlapnya bintang dan mata.
Mungkin merasakan alam semesta di kedalaman mata seseorang adalah hal yang universal. 
Untuk lirik secara keseluruhannya ini seperti lagu patah hati, tapi ini sangat menarik untuk mensingkronisasikan sesuatu yang seagung seperti alam semesta. Dalam artian itu, mungkin akan lebih bagus jika mendengarkannya bersamaan dengan lagu "ORIHIME" dari album kami tahun lalu "NEVERLAND."
Aku suka vokal saat kami NEWS bersamaan menyanyikannya dibagian refrain. Nada Falsetto ditambahkan dengan sentuhan yang baik, jika aku dapat mengatakannya itu sendiri.
Aku suka dengan kata "Shinshou(gambaran)," Dan dengan Tegoshi menyanyikan judulnya sendirian di bagian akhir, entah mengapa itu juga membuatnya jadi lebih berkelas.
Lagu ini mempunyai irama yang sangat nyaman secara keseluruhan, yang membuat tubuhku bergoyang dengan sendirinya. ♪   
Dan dibagian transisi sebelum refrain akhir... Massu sangat bagus di bagian ini juga.
Nada Falsetto-nya benar-benar mengenai titiknya, dengan cara yang berbeda dari saat kami menyanyikannya bersama-sama, bagian yang aku sebutkan sebelumnya.
Sebenarnya, bagian orkestranya di rekam lebih dulu untuk lagu ini. Itulah yang membuatnya terdengar sangat keren. 
Ini adalah lagu yang menakjubkan yang dapat membuat pendengar memiliki harapan yang lebih lagi dari albumnya.


Sekian untuk saat ini!
Akan dilanjutkan pada update-an berikutnya dari " Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~Edisi EPCOTIA~ bagian 2 " !


  

ⓒ Jweb
by. A, Love-kun ❤ & 丸

Tidak ada komentar:

Posting Komentar