Tampilkan postingan dengan label album. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label album. Tampilkan semua postingan
Selasa, 05 Maret 2019
Shigeaki no Cloud - 27 Februari 2019 [Indonesia Translate]
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi WORLDISTA~ bagian 3
13. Ribon
kaco-san, yang juga membuat "madoromi," menulis "Ribon" untuk kami.
Untuk Melodi-nya kali ini memiliki banyak perasaan khas kaco, dan itu adalah balada murni dengan hanya menggunakan piano sampai akhir.
Jadi bagi aku pribadi, ini adalah lagu yang sangat sulit. Cara "Digital Love" terhubung dengan "Ribon" benar-benar menunjukkan luasnya cakupan NEWS.
Seiring perkembangan dalam album ini, garis antara virtual dan kenyataan menjadi terlihat kabur, dan aku pikir itu memberi kalian semacam pengalaman halusinasi karena album ini memiliki konsep yang kuat dalam urutan lagu-nya.
Sebenarnya, meskipun lagu ini tidak menyatakannya secara langsung, lagu ini memiliki tema utama yang telah diputuskan sebelumnya.
Tema-nya adalah "ibu."
Dalam "Ribon," konsep seorang ibu dianggap sebagai "seseorang yang istimewa bagimu," dan produser meminta kami untuk bernyanyi dengan memikirkan seseorang yang penting dalam kehidupan kami.
Aku belum mendengar dari member lain interpretasi apa yang ada dalam pikiran mereka untuk nyanyian mereka, tetapi aku pikir aku akan mencoba menggambarkannya dan menulis tentang hal itu kali ini.
Bagi aku pribadi, pertama kali aku mendengar lagu ini, aku merasa ada kehangatan dan kelembutan di dalamnya, dan pada saat yang sama, ada juga kepahitan dan rasa sakit. Semua perasaan kompleks itu bercampur dalam harmoni.
Meskipun kebaikannya lebih menonjol, ada kata-kata negatif yang muncul di mana-mana.
"Kaesenai (aku tidak dapat mengembalikannya)," "Todokanai (tidak dapat mencapainya)," "Shiranai (Tidak mengetahui)," "Inai (Tidak ada di sini)." Ini adalah beberapa diantaranya.
Ada juga ungkapan negatif seperti "Ushirometasa (perasaan bersalah)" dan "Kieteyuku (menghilang).
Ungkapan-ungkapan ini mewakili perasaan batin sang protagonis, dan juga terhubung dengan kondisi manusia yang berlapis-lapis.
Sekarang aku sudah menjelaskan itu, mari kita bahas bagian demi bagian.
Pertama, bait Masuda-san.
Dengan tangan kanannya di dalam genggaman tangan ibunya, seorang anak lelaki menatap pohon ceri di tempat parkir. Anak itu mengatakan sesuatu yang tidak penting dan ibunya menjawab, "kamu begitu baik. "
Ingatan itu selalu ada dalam benaknya.
Ibunya mengatakan "kamu begitu baik " menunjukkan dia adalah orang yang benar-benar baik hati.
Ini terjadi pada saat anak laki-laki itu di usia di mana dia penuh dengan perasaan sayang.
Tapi ada sebuah kotak yang ditinggalkan seseorang.
Kalian hanya perlu membayangkan bagaimana benda itu ada di sana sendirian, tetapi misalnya bisa jadi seseorang pindah ke Tokyo atau bisa jadi seseorang yang melarikan diri dari rumah. Mereka menaruh kotak itu di sana dengan semacam tujuan.
Itu dijelaskan pada bagian chorus selanjutnya.
Bagaimanapun, seseorang telah meninggalkan rumah karena satu dan lain hal. Juga, dia tidak melakukannya dengan persetujuan ibu-nya.
Mengabaikan perasaan ibu-nya, dia memasukkan semua barang dan perasaan mereka ke dalam sebuah kotak, meninggalkannya di sana, dan pergi.
Orang itu merasa "bersalah" tentang apa yang telah dia lakukan.
"Mada Nani hitotsu, Ribon wo Kakete Kaesenai (aku bahkan masih belum menempelkan satu pita pun disana dan mengembalikannya)."
Aku rasa pita adalah simbol belas kasih bagi beberapa orang.
Pita membuat hadiah lebih cantik dan memberi mereka tampilan yang lebih menarik. Pita itu sendiri bukan hadiah, tetapi hanya hiasan.
Dengan kata lain, orang tersebut menyesal membuat ibu-nya merasa kesepian, dan ingin menghiasi semua kebahagiaan yang ibu-nya berikan kepada dirinya sampai sekarang dengan sebuah pita dan mengembalikannya.
Tetapi dia tidak dapat mengambil tindakan pada saat ini.
Mari kita lihat bagian ke-2.
"Chiri no youni tadayou Boku (aku melayang seperti debu dalam angin)." Meskipun lelaki itu meninggalkan rumah dengan sebuah mimpi, dia belum dapat mencapai apapun.
Dia menatap langit dan membiarkan pikirannya berkeliaran dengan bebas.
Ngomong-ngomong, bagian selanjutnya yang dinyanyikan Koyama-san ini membuat imajinasimu bekerja dengan cara yang baru.
Bagian ini juga mengandung frasa paling negatif dari lagu ini.
"Te wo Nobasu Imi mo Shiranainda. Anata Inai Kara (aku tidak tahu apa artinya mengulurkan tanganku. Karena kau tidak di sini)."
"Anata Inai (kau tidak di sini)."
Bukan "Kau tidak di sini sekarang," aku rasa lebih alami untuk menganggap ini sebagai "kau pergi selamanya."
Sebelum itu, protagonis mengatakan dia seperti debu yang tidak bisa mencapai langit.
Dengan kata lain, ibunya ada di atas sana, di langit dan dia merasa belum sehebat dan sebaik ibunya.
Ibunya ada di langit ... kalian tahu apa artinya itu.
Juga, "Aku tidak tahu apa artinya mengulurkan tanganku" membuatnya sangat jelas.
Ungkapan yang sama juga digunakan dalam bait di "Koi wo Shiranai Kimi e."
Lagu itu juga tentang seseorang yang menghilang dari hidup kita.
"Kieteyuku Hono (api yang menghilang)" di Bridge-nya juga mengingatkan kita pada kematian.
Gambar api yang keluar sering digunakan sebagai simbol kematian.
Misalnya, dengan dewa kematian di rakugo.
Jadi bagaimanapun, lagu ini adalah tentang rasa terima kasih kepada ibumu dan rasa sakit karena tidak berhasil tepat waktu.
Namun secara keseluruhan, aku pikir protagonisnya optimis.
Kurasa rasa terima kasihnya lebih kuat dari rasa sakitnya.
Menerima kenyataan bahwa ibunya sudah tiada, dia berpegang pada rasa bersalah itu dan menjalani hidupnya.
Sang protagonis memiliki kekuatan batin.
Aku pikir semua member dengan penuh kepercayaan diri menciptakan kembali nuansa cinta yang dalam.
Masuda-san memiliki banyak bagian dalam lagu ini, dan suara nyanyiannya benar-benar terkait dengan kesan itu.
Sangat lembut, cepat berlalu, seakan bisa lenyap dalam sekejap, dan tetap dalam.
Yang terpenting, dia tidak menyanyikannya dengan cara yang kesepian. Itu sesuai karakter khas yang dimilikinya, dan juga nuansanya.
Member lain semua menyanyikannya dengan hati-hati juga, dan mengikuti alurnya.
Secara pribadi, aku suka bagian Koyama-san di bait kedua.
Aku pikir itu cocok dengan protagonis yang memandang ke langit dengan sempurna, dan falsetto sesaat itu terasa begitu penuh cinta.
"Ribon" dinyanyikan oleh member hanya dengan diiringi piano. Bahkan jika ini tidak dapat mencapai ibu sang protagonis, aku harap kami bisa menyampaikan perasaan itu kepada kalian semua yang mendengarkan, diikat dengan sebuah pita yang indah.
14. Quiz - INTER -
Kuis memiliki kualitas seperti permainan, dan sangat cocok dengan konsep yang ada.
Sungguh, musik latar-nya sangat seperti "Ti_Sho_k."
Dan aku membuat kesalahan.
Mengapa aku melakukan kesalahan itu?
Lagu ini beranjak dari jawaban Tegoshi-san yang benar ke lagu Natal, dan jika dia menjawab dengan musim yang berbeda, mungkin lagu yang akan dinyanyikan selanjutnya akan berubah. Hanya bercanda...
15. Santa no inai Christmas
Akhirnya NEWS merilis lagu Natal.
Ada suasana Natal standar untuk lagu ini.
Musiknya menggunakan lonceng tangan dan nada musiman lainnya agar sesuai dengan nuansa Natal yang dimiliki lagu-lagu lain, dan pada Chorus-nya memiliki nuansa paduan suara menjadikannya suasana Natal yang murni.
Ini lagu yang sangat poppy.
Juga, aku pikir kami mengabaikan musim dengan merilis lagu seperti ini di bulan Februari, itu karena konsep dari "WORLDISTA."
Mungkin ini masih jauh, tapi aku harap kalian akan mendengarkan lagu ini di Natal tahun ini.
Walaupun aku berpikir begitu, ini adalah lagu perpisahan yang sangat menyedihkan.
Santa tidak datang.
Di musim bersalju, sepasang kekasih begitu dimabuk cinta, tetapi kemudian tanpa disangka mereka berpisah.
Menyedihkan, tapi aku pikir ini adalah jenis lagu yang memiliki sesuatu yang dapat dihubungkan dengan semua orang.
Temponya cepat, dan itulah alasan mengapa lagu ini tidak memiliki banyak keputusasaan.
Suasananya seperti mengingat kembali hari-hari yang menyenangkan.
Meskipun dalam beberapa tahun terakhir, ada banyak lagu NEWS dengan tanpa intro atau interlude, yang memiliki efek lagunya berkembang dengan cepat, dan berlalu dengan cepat.
Aku harap kalian semua akan mendengarkan lagu ini setiap tahun.
Ini adalah jenis lagu yang pasti membuat kalian percaya akan mukjizat.
16. Strawberry
Lagu ini hanya masuk dalam edisi "Ikiro" 15th anniversary BOX sampai sekarang, dan aku tidak yakin apakah ada yang ingin aku katakan lagi sekarang ...
Jika aku ingat benar, proyek ini dimulai sekitar bulan Juli tahun lalu.
Sebagai proyek ulang tahun ke 15, sama seperti "Share" dan "Ai Kotoba," kami memutuskan masing-masing member untuk menulis liriknya.
Tema yang diberikan oleh produser adalah "anniversary."
Kami semua melakukan yang terbaik untuk menciptakan jenis lagu yang dapat kalian dengarkan sambil memikirkan hari jadi seseorang.
Aku pikir ada berbagai macam peringatan yang berkaitan dengan keluarga, teman, orang lain yang penting, dan kolega, dan semua member menulis dengan bebas dari sudut pandang mereka sendiri.
Begitulah proyek ini dimulai.
Jadi aku pikir itu akan tidak sopan bagiku untuk berbicara tentang perasaan member lain.
Aku yakin mereka sudah membahasnya di berbagai media, jadi silakan periksa wawancara itu untuk melihat informasi dari member lain.
Mengenai arah musiknya, aku berkesempatan untuk berbicara dengan produser tentang hal itu secara langsung, dan dia berkata, "Bagaimana dengan sesuatu seperti 'Thugz Mansion ft. Nas, J.Phoenix' oleh 2PAC?"
Itu adalah lagu yang kami semua sukai, jadi ... LOL
Bahkan ketika aku mendengarkannya sekarang, lagu ini luar biasa.
Bagaimanapun juga
aku sudah membicarakan hal ini sebelumnya, tetapi aku akan memberikan beberapa penjelasan tentang bagianku lagi di sini.
Konsep untuk bridge pertama adalah mengobrol tentang berbagai hal dengan teman-teman dalam perjalanan pulang setelah sekolah.
Nada gitar-nya memberiku perasaan nostalgia, jadi aku memutuskan untuk menggambarkan adegan semacam itu.
Bagian bait ke-2 tidak ada dalam demo awal dan ditambahkan kemudian, jadi itu bagian yang aku tulis terakhir, tetapi ritme gitar berubah hanya di bagian ini, dan aku membayangkan seseorang bermain gitar di pesta rumah di AS ketika aku mendengarnya.
Sungguh, ketika teman-temanku yang bisa memainkannya datang, suaranya juga hampir sama. lol
Itulah sebabnya aku menulis liriknya seperti yang telah aku tulis, dan aku juga berpikir untuk menampilkannya secara langsung jadi aku mencoba membuatnya menjadi sesuatu yang menyenangkan.
Aku pikir kata "Joyful (kegembiraan)" akan menyenangkan bagi semua orang untuk bernyanyi bersama, dan untuk aku pribadi aku memutuskan akan lebih baik jika ada kata kunci lain selain "Strawberry."
Ada bagian "Kisetsu Hazure no Ichigo (stroberi di luar musim)," dan aku memutuskan untuk bermain dengan "anniversary", dengan merujuk dibentuknya kelompok kami dengan "Aji (rasa)" yang terkait dengan Stadion Ajinomoto.
Bagian chorus terakhir menutup lagu ini, jadi aku ingin konten yang mencerminkan cinta kami untuk penggemar kami, dan itulah sebabnya aku menulisnya seperti yang aku tulis.
Dan tentu saja "Gogo 3ji (3 p.m.)" sama dengan 15:00.
Bermain dengan angka 15.
Aku menggunakan "4Awase (kebahagiaan)" dari "Ai kotoba."
"Sakihokoru Shiroi Hana (bunga mekar putih)" adalah bunga putih dari strawberry.
Semakin aku jelaskan, semakin kasar itu semua terdengar.
Meski begitu, demi para penggemar baru.
Ketika lagu ini dimasukkan dalam 15th Anniversary BOX "Ikiro ", ada sesuatu yang berubah, atau lebih tepatnya ditambahkan ke dalamnya.
Sebelumnya, bagian terakhir berakhir dengan Tegoshi dan aku menyanyikan harmonisasi.
Tapi karena ini untuk kesempatan khusus, kami ingin mengakhirinya dengan semua member bernyanyi bersama, dan kami sudah membicarakannya sebelumnya.
Kali ini kami mencapai tujuan itu.
Ada untaian di dalamnya juga, dan lagu itu memiliki nuansa yang lebih megah dan lebih seperti perayaan dari pada kesan yang dibuat sebelumnya.
Aku bangga dengan lagu ini juga, dan aku pikir ini lagu yang hebat yang akan kami nyanyikan untuk waktu yang lama.
17. "Ikiro"
Lagu ini benar-benar tidak perlu penjelasan lagi !!
Itulah yang aku pikirkan, tapi aku akan melakukan yang terbaik, lagi di sini demi para penggemar baru ...
Bahkan sekarang, setiap kali kami bertemu dengan anggota staf baru yang belum pernah bekerja sama dengan kami, mereka sering mengatakan sesuatu seperti, "Aku suka 'Ikiro'."
Beruntung sekali kami dapat bertemu dengan lagu yang luar biasa ini.
"Ikiro" adalah rilisan single terbaru kami, single ke 24, datang setelah "BLUE."
Ini adalah lagu tema untuk drama TV yang aku punya kesempatan untuk membintanginya, "Zero Ikkakusenkin.Game"
Bagi kami semua di NEWS, drama TV ini adalah produksi yang benar-benar istimewa yang terasa seperti titik balik.
Tentu saja itu istimewa bagiku karena itu adalah drama serial TV pertamaku yang aku bintangi dan acara di slot golden time, dan ketika aku mengingat kembali, itu masih tampak seperti mimpi bahkan sampai sekarang.
"Zero Ikkakusenkin Game" adalah kompetisi judi dengan hadiah 100 miliar yen.
Karena judi memiliki aspek permainan, itu secara kebetulan memiliki konteks yang sama dengan "WORLDISTA."
Tak perlu dikatakan lagi bahwa "Ikiro" memiliki jenis lirik emosional yang dapat menginspirasi kalian ke intinya.
Para member bernyanyi dengan cara panggilan yang membuat kalian merasakan kehadiran dan kehangatan mereka, menambahkan rasa realisme yang tajam ke dunia.
Kata "Himo (benang)" muncul berulang kali dalam lirik.
"Himo" ini diambil dari manga asli yang menjadi dasar "Zero Ikkakusenkin Game", menurut sang produser.
Tetapi kata itu merujuk tidak hanya ikatan fisik seperti rantai tetapi juga ikatan antara manusia.
Itu diperjelas dalam video musiknya.
Menyusul dari "Full Swing" dan "U R not alone," lagu ini adalah single berikutnya yang dirilis oleh NEWS sebagai penyanyi yang penuh dengan antusiasme.
Melalui "Ikiro," kami bertujuan untuk mencapai tempat yang lebih tinggi lagi dari sebelumnya. Lagu ini adalah deklarasi tujuan itu.
Pada "NEVERLAND" dan "EPCOTIA" juga, lagu terakhir bergeser dari konsep album menjadi kembali ke realita, dan pada album ini "lkiro" menjalani peran itu. Namun, memilih salah satu single kami untuk posisi itu tampaknya mengindikasikan fase baru untuk grup kami.
Lagipula, lagu ini adalah salah satu rilisan terbaru kami yang paling populer yang benar-benar dikenal sebagai NEWS.
Juga, aku berharap bahwa deklarasi ini akan menjangkau seseorang di suatu tempat dan memberi kalian dorongan dan energi.
...
Ketika aku menunjukkan kepada produser catatan liner-ku untuk mendapatkan konfirmasi terlebih dahulu, aku mendapat komentar balik seperti ini.
"Apa yang paling ingin aku ungkapkan dengan 'WORLDISTA' adalah 'imajinasi.' (Karena di 'WORLDISTA,' kita memasuki dunia paralel dengan banyak permainan tidak teratur.) Hidup hampir seluruhnya terdiri dari hal-hal yang tidak berjalan sesuai rencana, tetapi imajinasi dapat memberikan panduan, bukan? Itulah pesannya. Pada akhirnya, ide untuk menempatkan 'Ikiro' persis seperti yang kau katakan, Shige, dan lagu ini menyampaikan bahwa apa pun yang terjadi, kita harus tetap hidup, dan kita semua harus membayangkan itu. Di dunia di mana impian kalian menjadi kenyataan, dan di saat-saat ketika hal-hal indah terjadi. Itu maksudnya. Suatu hari, pengalaman bermain game dengan peralatan seperti 'WORLDISTA' mungkin benar-benar ditemukan, tetapi bahkan jika itu terjadi, orang-orang yang menjalani kehidupan kita masih akan menjadi orang-orang yang ada di sini. Jika kita hidup dengan banyak imajinasi, ada dunia yang bahkan lebih indah dari 'WORLDISTA' menunggu untuk kita, bukan begitu? Itulah maksudnya." Itulah yang dikatakan produser kepadaku.
Dia adalah salah satu pimpinan staf dalam produksi album ini.
Aku berharap pesan ini akan menyentuh hati banyak orang.
Juga, aku berharap perasaan tim NEWS akan menjangkau jauh dan luas dan terus hidup.
18. Ending - INTER -
Baiklah, endingnya datang dalam waktu yang singkat dari sini.
20.120.718 "Bawarii." Hari apakah ini?
Artinya sama dengan bagian terakhir dari "Digital Love."
Kami semua telah menjadi NEWS, selama 15 tahun.
Di sisi lain, kami telah berkali-kali memulai kembali.
Itu benar-benar bukan sesuatu yang bisa dibanggakan, bukan?
Meski begitu, kita harus mengingat setiap saatnya.
Kisah kami berputar dari semua titik balik itu, dan semuanya terhubung dengan NEWS saat ini.
07/18/2012.
Hari ini adalah titik balik, dan aku yakin kami akan menghadapi titik balik penting lain di masa depan juga, bergerak maju untuk menjadi satu-satunya kelompok seperti kami.
Namun, kami tidak dapat melakukannya sendiri.
Kami hanya berhasil sejauh ini berkat semua dukungan kalian.
Kami di sini hari ini berkat semua "Bawarii" kalian.
Aku bersyukur dari lubuk hati paling dalam.
Juga, jika aku bisa membuat permintaan, Aku ingin "Bawarii" kalian dapat terus menjangkau kami semua mulai dari sekarangpun.
Kami semua dapat melakukan yang terbaik berkat dukungan kalian.
Kalian semua yang membeli CD ini memiliki hak untuk berpartisipasi dalam Piala "WORLDISTA".
Jika kalian bisa datang, silakan bagikan "Bawarii" kalian dengan kami di sana juga.
Aku tahu kalian akan memberikannya. Aku mengandalkan dukungan kalian.
Mari kita alami bersama-sama.
Bagaimanapun, sampai jumpa di Piala "WORLDISTA".
Dan ini menyimpulkan catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: Edisi "WORLDISTA".
— — — — — —
Terima kasih banyak untuk membaca catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: Edisi "WORLDISTA" hingga akhir.
Bagaimanapun, itulah akhir dari edisi ini.
Sekali lagi, kali inipun aku mencurahkan semua yang aku miliki ke dalam tulisan ini. (Menunda semua tenggat waktu yang ada ... lol)
Tetap saja, aku tidak menulis semuanya sendirian. Staf produksi membantuku, dan aku menyelesaikannya berkat dukungan mereka.
Terima kasih untuk semua yang telah membantu.
Dan terima kasih kepada semua orang yang membacanya.
Aku harap kalian semua akan lebih menikmati "WORLDISTA" melalui catatan liner ini.
Sedangkan untuk versi solo ... apa yang harus aku lakukan?
Jika kalian semua mengharapkan sesuatu, aku rasa aku akan melakukan yang terbaik, tetapi karena imajinasi adalah tema album ini ...
Aku tidak yakin apakah menjelaskan semuanya dengan kata-kata adalah sesuatu yang harus aku lakukan ...
Tidak hanya itu, versi solo benar-benar sangat sulit ... (Setakut itukah aku?)
Pokoknya, izinkan aku mengatakan ini sekali lagi.
Terima kasih banyak.
©Jweb
by.丸
Kamis, 28 Februari 2019
Shigeaki no Cloud - 24 Februari 2019 [Indonesia Translate]
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi WORLDISTA~ bagian 2
7. Daiichi checkpoint - INTER -
Kalian mungkin melupakan hal ini, tetapi seperti yang disebutkan dalam "Orientation," kalian semua dan member NEWS telah menikmati pengalaman permainan berikut sejauh ini: balap ruang angkasa dengan "DEAD END," game kasino dengan "CASINO DRIVE," dan game roleplay dengan "Invisible Dungeon."
Juga, kalian semua telah tiba di pos pemeriksaan pertama.
Ada narasi dari para member di "EPCOTIA" juga, dan ini memberikan rasa terkoneksi ke album sebelumnya.
Dan sekali lagi di sini, "Bawari." muncul.
5.000 "Bawarii," mereka seperti poin atau semacam mata uang virtual (meskipun sampai sini mereka masih belum mendapat kejelasan, jika kalian membalikkannya dari akhir, kalian akan memahaminya. bahwa "Bawarii" = volume semangat (panas) dan yang kalian pahami sebagai mata uang virtual merupakan sebuah prasyaratannya).
Peringkat? berhak untuk berpartisipasi dalam piala "WORLDISTA"?
Apa itu ..? Bagian ini ... kalian akan memahaminya pada waktunya nanti. lol
Ngomong-ngomong, game berikutnya adalah Zona E-Sports.
8. SPIRIT
Lagu ini adalah lagu tema untuk "FIFA Club World Cup UAE 2018" di saluran Nippon Television.
Dari "Daiichi checkpoint - INTER -" mengalir ke lagu sepak bola ini benar-benar lancar.
Lagu ini banyak dimainkan Desember lalu, dan kami juga menampilkannya di konser "EPCOTIA -ENCORE- "saat akhir tahun dan tahun baru kemarin, jadi aku pikir kalian mungkin sudah mengetahuinya dengan baik. Mungkin ada banyak dari kalian yang memiliki image tarian pada lagu ini.
Ini adalah lagu sepak bola kami yang ke 7.
"WORLD QUEST", "SEVEN COLORS," "ONE- for the win- ," "ANTHEM," "KINGDOM," "BLUE," dan "SPIRIT."
NEWS memiliki banyak hubungan dengan sepak bola, dan semua lagu itu cenderung disatukan, tetapi kami selalu mengambil tema baru untuk menantang diri sendiri dengan masing-masingnya.
Konsep untuk lagu ini adalah "seekor burung yang terbang di langit."
Dalam lirik dan kata-kata yang digunakan, ada banyak yang memberi kesan memandang ke atas, jadi aku pikir beberapa dari kalian mungkin sudah menyadarinya.
Langit biru, pelangi, sayap, langit, burung.
Konsep-konsep itu hampir mengingatkan kita pada bola sepak yang melayang di udara, dan juga sebagai simbol mimpi dan cita-cita.
Juga, tidak mudah untuk mencapai impian dan cita-cita itu.
Menyerah untuk menyerah.
Teruslah maju dengan keras sehingga kalian bahkan tidak bisa memikirkan untuk menyerah.
Meskipun kalian merindukan kemenangan, "SPIRIT (semangat)" itu mulia dan terang.
Seperti burung yang terbang dengan anggun di udara.
Aku rasa mungkin lagu ini cukup dekat dengan sentimen orang Amerika Asli.
Ketukan yang dimiliki bagus untuk menari, dan perasaan mengambang juga muncul dalam musiknya.
Ada satu hal lagi yang penting.
Jadi ada sebuah angka yang mendasari "NEVERLAND" dan "EPCOTIA"
Aku benar-benar tersentuh pada penjelasan untuk lagu di awal entri ini.
7.
Ada 7 elemen di "NEVERLAND," dan ada 7 bintang/planet (dengan pengecualian untuk Bumi) di "EPCOTIA."
Kali ini, 7 untuk "WORLDISTA" diekspresikan melalui kata-kata yang ditampilkan dalam lirik lagu.
Jika kalian mengurutkan kata-katanya, kalian mendapatkan "imajinasi, cinta, kedamaian, senyum, mimpi, seseorang, masa depan."
Dengan kata lain, 7 hal yang orang harapkan.
Itulah posisi yang kami pilih untuk "7" kami kali ini, dan angka 7 bermakna di berbagai tempat.
Aku yakin fakta bahwa ini adalah lagu sepak bola ketujuh kami juga bukan tidak berarti.
Mari kita lihat kembali lagu-lagu sebelumnya.
"Sebuah pencarian untuk dunia. 7 warna berbeda. Satu. Lagu perayaan. Sebuah kerajaan. Jepang. Jiwa."
Ini hampir seperti kitab suci ketika kamu mengurutkannya.
Jika aku menambahkan sedikit penjelasan, itu akan menjadi seperti ini. "Pencarian untuk dunia dimulai. 7 warna menjadi satu. Lagu perayaan bergema di seluruh kerajaan. Dari Jepang, jiwa itu ..."
Lagipula, setting untuk "WORLDISTA" adalah produk yang lahir di Jepang.
Perubahan dalam judul lagu ini sendiri sepertinya cocok dengan arti penting dari "WORLDISTA."
Mari sekarang kita lihat lagi lirik dari "SPIRIT."
Liriknya dimulai dengan "Me wo tojite te wo nobasu (Tutup matamu dan rentangkan tanganmu.)" Itu adalah ekspresi dari imajinasi.
Tema album ini tersebar di berbagai tempat.
"Zutto, zutto, haruka tooku, yonderu koe ga shita (aku mendengar suara memanggil diriku dari jauh, jauh di kejauhan)." Mungkin gagasan tentang suara yang dimaksud sebagai diri sendiri di masa depan agak terlalu spekulatif? Bagian dari album ini adalah salah satu tempat dimana kalian mendapatkan perasaan terkuat kalian yang terkoneksi antara masa lalu, sekarang, dan masa depan.
"Oikaketeku nana iro no niji (Mengejar 7 warna pelangi)." 7 juga muncul di sini.
Jadi aku telah menghabiskan banyak waktu untuk membicarakannya, tetapi lirik ini juga dibuat dengan cara yang membuatnya semakin jelas sejak pertama kali didengarkan bahwa ini adalah lagu sepak bola.
Untuk "EPCOTIA -ENCORE-," formasi yang kami gunakan untuk lagu sepak bola ini adalah beranggotakan 11 orang, jumlah yang sama dengan tim sepak bola.
Kami juga menambahkan beberapa gerakan seperti mengepakkan sayap ke dalam tarian.
Tentu saja itu tidak akan berhasil kalau hanya dengan satu orang, tetapi bahkan 4 anggota saja tidak cukup. Lagu ini membutuhkan kerja sama tim.
Jiwa dari lagu ini pasti akan membawamu ke tempat yang belum pernah kita lihat sebelumnya.
9. BLUE
Melanjutkan dari "SPIRIT," ini adalah lagu tema Stasiun televisi 2018 Nippon Television dan dirilis sebelum album sebagai single.
Kami telah menampilkannya di mana-mana sejak rilis Juni lalu, dan single ini adalah lagu pertarungan dengan kekuatan luar biasa di belakangnya.
Kami menyanyikan kata "Nippon (Jepang)" paling banyak dari semua lagu sepak bola disini, dan musiknya juga menggunakan beberapa instrumen tradisional untuk nuansa Jepang yang istimewa.
Selugas itulah lagu ini, tetapi itu tidak berarti ini lagu yang sederhana.
Intro diambil dari "Triumphal March," sebuah karya yang dibuat oleh Giuseppe Verdi untuk opera "Aida."
Lagu ini memiliki hubungan yang kuat dengan sepak bola, dan ini adalah lagu dukungan yang terkenal dari tim Jepang.
Setelah intro heroik ini, bagian gitar akustik ritmik memulai syairnya.
"BLUE" adalah tentang semangat samurai pada sepak bola tetapi liriknya juga berbicara tentang hal-hal lain, kita urutkan contoh biru di alam seperti bintang biru, burung biru (burung Berkecet ekor-biru!!!), Bumi, safir, langit, lautan, dan bunga Asiatic dayflower.
Tetapi warna biru yang paling berarti adalah bagian "aoi honno (api biru)".
Biru sering melambangkan ketenangan.
Namun, bagian biru dari api sebenarnya lebih panas daripada bagian merah atau oranye.
Dengan kata lain, lagu ini menggunakan api biru sebagai contoh bagaimana menjaga ketenangan kalian saat kalian terbakar di dalam itu adalah gairah utamanya.
Ada lagi penggunaan warna biru di bagian rap oleh Massuu.
Bukan hanya biru, bukan mimpi.
Aku pikir biru di sini mungkin merupakan "cetak biru."
Cetak biru mengacu pada diagram desain atau rencana masa depan, dan ini tentang bekerja untuk mewujudkannya dari pada hanya bermimpi. Sangat terampil.
Selain itu, perasaan yang tertanam di dalam dirinya sendiri adalah suatu gerakan dalam "WORLDISTA."
Bagian rap ini memiliki suara yang sangat berbeda dari bagian sebelumnya, dengan suara indah dari sebuah koto beresonansi.
Rap dan koto adalah kombinasi yang menarik.
Juga, ada kalimat lain yang berbunyi, "Tamashii no buruu (jiwa biru)."
Saat itu, semuanya jelas. "Tamashii = Semangat (SPIRIT) dari biru"! Lagu ini sudah memprediksi judul lagu berikutnya!
Aku telah mengatakan banyak hal yang berbeda, tetapi lagu ini adalah tentang mengayunkan handuk dengan seluruh kekuatan yang kalian punya dan tinggal menikmatinya!!!
10. FIGHTERS.COM
Ini dia, trek bermasalahnya, "FIGHTERS.COM"
Ketika aku mendengar demo-nya, sejujurnya aku berpikir seperti ini. "Mixing genre !? Di 2019 !?" Tetapi jika kita melakukannya untuk "WORLDISTA," aku rasa itu mungkin akan bekerja dengan baik? Atau bahkan menjadi campuran yang menarik? Aku juga memikirkan hal itu. lol
Secara pribadi, di masa mudaku dulu, aku suka band-band seperti Korn, Limp Bizkit, dan Linkin Park (dan juga band-band mixed genre Jepang), jadi itu memberiku perasaan yang sangat nostalgia, tetapi membuat lagu seperti itu dengan NEWS benar-benar menyegarkan dan sesuatu yang baru. Berpikir tentang bagaimana kita masih berada di tengah-tengah zona e-sports, aku membayangkan sebuah video musik dari permainan pertempuran seperti "Street Fighter" atau "Tekken" di kepalaku, dan itu sangat menyenangkan.
Lagu ini benar-benar memiliki atmosfer seperti pertempuran seni bela diri, dengan bass yang berat, drum yang ganas, dan gitar yang terdistorsi, semua bermain keras dan keren.
Liriknya benar-benar terfokus pada nuansa itu, dan untuk musiknya, aku pikir benar-benar menggambarkan unsur-unsur khas dari NEWS dengan cara yang kuat.
Vokal yang tajam dan bebas dari Tegoshi Yuya, rap provokatif dan ekspresif dari Masuda Takahisa, dan suara rendah Koyama Keiichiro yang dikeluarkan dengan mulus. Tidak perlu menyebutkan diriku. lol
Ketika suara khas dari kami semua berkumpul bersama, suara itu menjadi begitu kaya dan penuh. Aku tidak bermaksud untuk sesumbar, tetapi aku merasa kita benar-benar beresonansi bersama.
Juga, untuk Chorus-nya, sama seperti "JUMP AROUND," ini gaya yang telah banyak kami gunakan dalam beberapa tahun terakhir. Namun, ini juga kurang lebih-nya menjadi sesuatu yang asli dari member NEWS sekarang.
Aku tidak sabar untuk menampilkan lagu ini secara langsung.
Itulah yang aku rasakan.
Death Voice di intro dan outro "FIGHTERS.COM" adalah aku.
Adapun kunci dalam lagu itu, dimulai dari D ...
ternyata itu kunci yang cukup tinggi, bahkan untuk perempuan.
Ini nada tertinggi yang Kato Shigeaki, pernah nyanyikan ... dan itu membuatku bertanya-tanya mengapa suaraku semakin tinggi di usiaku yang sekarang ...
Meskipun begitu, lompatannya begitu besar.
Dibutuhkan begitu banyak energi untuk menyanyikannya sehingga membuat diriku ingin mengeluh seperti itu.
Tegoshi-san juga melakukan rap yang sangat cepat, dan aku harap kita semua bisa bekerja bersama untuk menjadikannya pengalaman yang luar biasa di konser ...
Jangan sampai melewatkan kejantanan yang dikeluarkan oleh para member NEWS saat kami bertambah tua.
11. Happyoukai - INTER -
Lagu "INTER" ini mengingatkan pada jenis presentasi produk baru yang sering dilakukan perusahaan asing seperti TED dan Apple. Kami meminta seorang lelaki yang sangat terkenal bernama Otsuka Houchu-san untuk membuat narasinya. Aku yakin kalian semua telah mendengar suaranya di suatu tempat sebelumnya.
"WORLDISTA" adalah tentang produk perlengkapan mata. Ini penjelasan tentang itu.
Sejak 15 tahun, identitas perusahaan NEO ELECTRONIC WONDER STATE telah keluar, tetapi karena mereka telah merilis 9 karya di masa lalu dan ini adalah album ke 10, karya sebelumnya = album sebelumnya adalah elemen yang tumpang tindih disini.
Seperti yang aku katakan di sini, aku harap kalian semua dapat membawa diri kalian ke dunia lain dengan mendengarkannya.
12. Digital Love
Dari alur "Happyoukai," lagu berikutnya adalah lagu cinta dengan permainan low-bit.
Lagu ini merupakan kelanjutan dari "Invisible Dungeon" (kebetulan, itu berlaku untuk berbagai lagu "INTER" juga). Musik dan aransemennya dilakukan oleh ✩Taku Takahashi, dan ini adalah lagu pop penuh gaya yang diselesaikan dengan irama yang imut.
Ada suara-suara bleep dan bloop nostalgia yang muncul di mana-mana.
dari semua instrumental pendukung itu, para member bernyanyi dengan gaya imut sehingga kalian akan berpikir, "Apakah ini benar-benar orang yang sama yang menyanyikan "FIGHTERS.COM !?"
Tetap, ada sesuatu yang sedikit menakutkan atau sedih tentang hal itu juga. ...
Lagu ini mewakili permainan asmara yang kalian ikuti bersama sang pemeran utama wanitanya.
Kalian dapat menggunakannya sebagai pelarian dari masalah kehidupan percintaan kalian.
Dan juga, "Omoiegaiteita paafekuto gaaru (Gadis impian yang sempurna)." "Shogekiteki na ameejingu gaaru (Dia sangat menakjubkan)."
"Sono ko ni au tame ni ooru naito rongu de gokan ga oobaakurokku ... (Overclocked kelima panca indramu sepanjang malam sehingga kamu bisa bertemu dengannya ...)"
Ayolah! Bukankah itu terlalu intens ?????
Overclocked adalah istilah PC untuk mendorong siklus CPU kalian atau perangkat keras lain di atas spesifikasi standar ... aku kira itu mungkin sulit dimengerti, tetapi pada dasarnya ini tentang menghasilkan kekuatan kepemilikan ekstra dengan paksa. Namun dengan risiko. Ini menempatkan beban berat pada perangkat keras kalian.
Dengan cara ini, kalian mencambuk kesadaran diri kalian dan membentuk permainan, kau tahu ???
Tapi ini situasi yang sangat menegangkan, dan kalian bepergian ke luar angkasa, mengendarai mesin waktu, mengunjungi pantai salju di jantung musim panas, pergi ke restoran di bulan, dan pergi berkencan yang tidak mungkin terjadi di kehidupan nyata. (Pada baris tentang pakaian renang di malam Natal benar-benar selaras dengan diriku dan aku hanya tidak bisa menghilangkan gambaran itu dari pikiranku ...)
Kemudian disekitar saat itu ...
"No Turning back ... (Tidak ada jalan untuk kembali ... ) "
Kau tidak bisa pulang lagi ...
Ada batas waktu ...
Tapi kau tidak ingin khawatir tentang itu ...
...
Hei! Apakah kau baik-baik saja!?!?!
Jangan terlalu larut dalam mimpi !!!
Jika aku adalah teman kalian, aku akan melakukan yang terbaik untuk menghentikan kalian.
Tapi ketika kalian sudah merasa senang akan sesuatu, aku pikir itu perasaan yang membahagiakan juga.
Tentu saja aku berharap bertemu dengan seorang gadis seperti itu di dunia nyata.
"Renai Shosetsu (TBD)" yang terdapat dalam novel "Kasa o Motanai Aritachi wa" memiliki cerita yang sama, tetapi di akhir cerita yang aku tulis untuk lelakinya, dia ...
Jika kalian tertarik, silakan baca dan lihatlah.
Aku bertanya-tanya apa yang akan terjadi pada protagonis di "Digital Love 'setelah lagu-nya berakhir.
Pada akhirnya, ia mendapat 718 "Bawarii."
718 ini adalah referensi pada tanggal rilis untuk single tertentu. Cari tahulah jika kalian tertarik untuk mengetahuinya.
Penjelasanku mungkin agak menakutkan, tetapi lagu ini tanpa keraguan tentang kegembiraan cinta, jadi aku harap kalian akan tetap merasakan debaran dalam hati dan menari dengan senang pada lagu ini.
Itu saja untuk cicilan kali ini. Akan dilanjutkan lain waktu, di
"Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi WORLDISTA~ bagian 3"
©Jweb
by.丸
Selasa, 26 Februari 2019
Shigeaki no Cloud - 21 Februari 2019 [Indonesia Translate]
"WORLDISTA" akhirnya telah dijual kemarin!
Tepuk tangan
Apa kalian sudah mendapatkan albumnya?
Aku harap kalian menikmatinya.
...
Ngomong-ngomong,
Mari kita lakukan lagi tahun ini.
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato!!!!!!
Kita akan memakan waktu panjang lagi tahun ini. LOL
Lagi pula kami juga telah melakukan wawancara dan semacamnya dengan tim produksi.
Aku akan mencurahkan segalanya pada catatan liner ini, jadi aku harap kalian bisa menikmatinya bersamaan dengan albumnya.
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi WORLDISTA~ bagian 1
1. Login sequence - INTER -
Pintu masuk ke dunia "WORLDISTA." Tapi ini masih dalam bentuk program beta. Hanya sebuah prototipe.
Melodi orkestra dalam musik latar belakangnya adalah melodi dari Konser Johann Sebastian Bach Brandenburg No. 3.
KKMT-0915 adalah sesuatu ... yah, kalian tahu bukan?
Terhubung ke bagian dalam otak, dan kemudian dunia "WORLDISTA" terungkap di dalam pikiran.
Kalian akhirnya dapat masuk ke ruang virtual.
Selamat datang di dunia ini. Selamat menikmati.
2. WORLDISTA
"Imajina, gimiyara = Imaginary, Give me your love (Imajiner, berikan aku cintamu.) / This is the WORLDISTA."
Lagu ini, "WORLDISTA," memiliki judul yang sama dengan albumnya. Dengan kata lain, ini dimaksudkan untuk mewujudkan nuansa album secara keseluruhan : ruang imajiner yang kalian alami dengan mengenakan perlengkapan mata.
Setelah lagu ini, semua terjadi di dalam sebuah game virtual, pengalaman di dalam ruang imajiner. Ini adalah prolog untuk hal itu.
Untuk lagu seperti ini, kalian mungkin membayangkan lagu yang memiliki musik unik yang cukup berbeda dari apa yang telah dilakukan NEWS sebelumnya, bukan?
Suara hantaman low-end yang memikat kalian ke dalam domain yang belum pernah kalian alami ...
Tapi bukan itu yang terjadi.
Kalian pernah mendengar sesuatu di lagu ini di suatu tempat sebelumnya.
pada lagu lainnya dalam serangkaian album konsep, "NEVERLAND" dan "EPCOTIA" ...
Kalian yang telah mendengarkan karya NEWS sebelumnya pasti akan menyadari bahwa seperti "WORLDISTA", dua album lainnya juga diikuti dengan lagu yang berjudul sama dengan albumnya. (Dan dalam lagu itu kalian benar-benar dapat mendengar judul lagu, atau judul album, dinyanyikan.)
Pilihan musik dan nuansa keseluruhan sangat dekat dengan "EPCOTIA," dan suara anak-anak dari dua lagu sebelumnya juga digunakan kembali di sini .
Ini adalah penghargaan diri yang disengaja untuk karya-karya sebelumnya, tetapi tidak hanya karena ini adalah babak ketiga dari serialnya.
Bagaimanapun, aku pikir penyelesaian nyata dari lagu kompilasi pamungkas ini akan datang nanti ketika kita memiliki lagu "S".
Aku akan berbicara lebih banyak tentang alasannya nanti, tetapi satu hal tentang lagu ini yang sama sekali berbeda dari dua lagu sebelumnya mungkin adalah liriknya.
Dalam "NEVERLAND" lagu itu berbicara tentang api, air dan semacamnya, hal-hal yang berkaitan dengan tujuh elemen yang mewarnai dunia. Dalam "EPCOTIA" lagu itu tentang ruang angkasa. Berbeda dengan lagu-lagu itu, di mana kata-kata tentang hal-hal konkret tersebar di mana-mana, kalian dapat mengatakan secara abstrak bahwa lagu ini menggambarkan dunia "WORLDISTA" yang akan menyebar untuk kalian lihat pada titik ini.
Di sisi lain, kata-kata dengan makna yang sama digunakan kembali beberapa kali.
Imajinasi, lamunan, khayalan, imajiner, membayangkan ...
Salah satu tema album ini adalah sebuah sumpah "#Imajinasi adalah panduan kalian,"
Biarkan aku mengatakan sebuah hipotesis di sini.
Dengan kata lain, "NEVERLAND" dan "EPCOTIA" mungkin adalah dunia yang dialami melalui alat mata "WORLDISTA."
Kita sudah melihatnya melalui peralatan mata yang disebut "WORLDISTA" tanpa kita sadari.
Dengan kata lain, ini bukan berarti "WORLDISTA" menyerupai "NEVERLAND" dan "EPCOTIA," tetapi "NEVERLAND" dan "EPCOTIA" sudah menjadi "WORLDISTA" sebagai permulaan.
Kita sudah berada di dalam "WORLDISTA."
Kita menikmatinya tanpa mengetahui hal itu, tetapi sekarang setelah kita mempelajari kebenarannya, pengalaman seperti apa yang akan kita miliki selanjutnya?
Apakah kita akan dapat menikmatinya?
Itu terserah kalian.
Dengan satu perubahan suasana hati dapat membuat dunia terlihat sangat berbeda.
Yang kalian butuhkan adalah kekuatan berimajinasi.
Alasan kalian bisa merasakan suara synthesizer '80 -an juga sebagai petunjuk, bahkan di dunia digital ini, kehangatan dan imajinasi manusia akan menjadi panduan kalian.
Anak-anak adalah simbol kemanusiaan yang sepenuhnya dihapus dari digital, dan makna kata-kata yang mereka katakan adalah pesan di sepanjang bagian itu.
Kebetulan ...
Perusahaan yang menjual "WORLDISTA," Neo Electronic Wonder State Inc., berinisial N.E.W.S.I.
NEWS Ai (NEWS Love)
Ini juga memiliki makna alternatif, yaitu "aikotoba (kata sandi rahasia)" yang menghubungkan antara NEWS dan kalian semua.
3. Orientation - INTER -
"INTER" ini sekali lagi menjelaskan sistem dari "WORLDISTA."
"Orientasi" berarti "pengarahan", yaitu, untuk menemukan arah kalian.
Lagu ini menjelaskan bahwa ini adalah sebuah permainan dan pengalaman.
Jika kalian mendengarkan dengan seksama, inilah yang dikatakannya: "Ini bukan hanya permainan. Di sini kalian dapat melakukan perjalanan melalui ruang angkasa seperti di 'EPCOTIA,' atau bahkan mengalami dunia yang aneh dan tidak nyata seperti di "NEVERLAND."
Lihat, memang dikatakan begitu.
Bahwa kalian dapat mengalami apa pun.
Dari awal, di dunia yang dibangun sejak "NEVERLAND," telah terdapat Experience (pengalaman).
Dikatakan dalam "EPCOTIA" juga, bukan?
Bahwa E dalam "EPCOTIA" adalah E untuk Experience (pengalaman).
Suara drum dan bass yang ditampilkan di sini dapat dianggap sebagai penghormatan untuk jeda kedua pada album "EPCOTIA", "Waapuchuu -INTER-"
Sangat menyenangkan untuk dapat bermain dengan musik latar belakang yang berubah bersamaan dengan narasinya.
Jadi, pertama kita menuju ke perlombaan luar angkasa. Game dimulai.
4. DEAD END
Lagu ini, yang dimulai dengan suara akselerasi mobil yang mengingatkan kita pada game balapan, adalah Party rock tune di mana tema call and respons-nya menonjol.
Kalian mungkin mendapati diri kalian ingin menyanyikan frasa sederhana yang ditampilkan dalam bagian reff, bridge dan semacamnya, bukan?
Tapi ini masih lagu yang tepat untuk "WORLDISTA", sehingga mobil terbang, hutan imajiner, gurun malam hari, pelangi dan elemen fantastik lainnya juga dapat diingat.
Dan adanya kata "bawarii" mungkin akan membuat kalian semakin penasaran.
Bawarii = tingkat semangat (panas).
Kalian mungkin bertanya-tanya, "Apa artinya itu?" Tetapi kalian bisa menganggapnya sebagai kata yang spesifik untuk dunia "WORLDISTA."
Saat kalian melanjutkan lagu-lagu yang ada, kalian mungkin dapat mengetahui artinya.
Aku tidak akan menjelaskannya secara terperinci di sini.
Tapi melalui lagu ini, kami ingin menaikkan "bawarii = tingkat semangat (panas)" semua orang.
Kami ingin benar-benar meningkatkan suara kami dan banyak bermain sehingga "tempo = kecepatan suara" semua orang dapat melampaui "Dead End (jalan buntu.)" jenis seperti itulah lagu ini.
Jika aku dapat menyatakannya dengan jelas, kami berharap di konser nanti kalian akan meneriakkan bagian di dalam tanda kurung pada halaman lirik. Pada Interlude-nya juga. Aku akan merasa senang jika kalian yang menyukai NEWS bisa beranggapan kalau kalian memiliki bagian bernyanyi dalam lagu ini.
5. CASINO DRIVE
Meskipun lagu ini memiliki gambaran umum yang sama tentang "mobil" seperti yang sebelumnya, ini adalah tipe lagu dengan tarian seksi.
Lagu ini lebih dari gaya hard-boiled yang akan mengingatkan kalian pada "EMMA."
Pada Intro-nya menampilkan riff ritmis, kemudian di atas itu Tegoshi-san dan Masuda-san berbisik seksi, yang memiliki kesan mengundang dan hampir memberi kesan bahwa mereka menodongkan pistol kepada kalian.
Kemudian syair pertama dimulai dengan "Ahh ..." dari Koyama-san, kalian akan tersedot oleh suara nyanyiannya yang dewasa itu.
Mendengarkan lagu ini, yang membandingkan antara wanita cantik dengan permainan di kasino, kalian mungkin mendapati diri kalian membayangkan pemandangan pertemuan penuh takdir di sebuah kasino.
Kebetulan aku berjalan ke kasino dan melihat seorang wanita bermain roulette.
Biasanya aku tidak terlalu sering berbicara dengan orang, tapi malam itu aku banyak menang taruhan.
Namun itu masih belum cukup.
Untuk memperoleh keberuntungan yang lebih besar lagi, aku harus merayu wanita itu.
Hanya dengan memenangkan kontes itu, apakah aku benar-benar bisa menjadi orang yang paling beruntung?
Meskipun aku mendekatinya dengan cara yang sedikit kasar, setiap kali tangan kami bersentuhan jantungku berdetak lebih cepat.
Meski begitu, aku menginjak pedal gas dan menekan serangan ... Bagaimana pertaruhan ini akan berakhir?
Dalam lagu ini, yang mana mengibaratkan perkembangan situasinya dengan mengemudikan mobilnya masing-masing, member NEWS menyanyikannya dengan seolah mengundang kalian.
Lawannya tidaklah mudah. Itu sebabnya banyak hal harus dilakukan dengan paksa. Dalam perasaan putus asa yang ada itu tidak hanya terlihat seksi, tetapi juga sedikit terselip keimutan yang terlihat.
Semua member benar-benar telah tumbuh menjadi orang dewasa dan berkat itu, aku pikir untuk mengekspresikan variasi tentang bagaimana "panik dan khawatir" berubah menjadi "pertimbangan dan pengendalian" dalam lagu tidak terkesan dipaksakan. Aku sendiri menyanyikan lagu ini dengan sedikit gairah. Ketika menyanyikan melodi dan lirik yang menarik, aku menemukan diriku masuk ke dalamnya dengan sangat alami.
...sekarang, setelah aku mengatakan semua itu, kalian yang tahu banyak tentang film mungkin telah memperhatikan hal kecil menyenangkan lain yang kami selipkan. Ungkapan "chitty bang bang bang" yang mengesankan ... Itu mungkin mengingatkan kita pada fantasi film musikal "Chitty Chitty Bang Bang."
Cerita film itu didasarkan tentang mobil ... salah satunya pun dapat terbang ...
"Chity Chitty Bang Bang" adalah kisah lain di mana "imajinasi" adalah hal penting.
Ada banyak elemen kecil berbeda yang dapat kita mainkan di sini!
Ini sangat menyenangkan!
6. Invisible Dungeon
Ini dia, tipe lagu super bergaya four-on-the-floor dance dari ✩Taku Takahashi, yang sangat keren.
Sangat keren, tidak ada ruang untuk keluhan.
Musik seperti ini sama seperti lagu "Brightest" pada "NEVERLAND" dan "AVALON" pada "EPCOTIA," yang ✩Taku Takahashi-san buat dan judulnya adalah " Invisible Dungeon". Musiknya mengekspresikan dunia game bergaya RPG dan dunia nyata yang dijadikan satu..
Arti dari judulnya adalah "penjara bawah tanah yang tidak mungkin dilihat." bisa dikatakan itu sangat mendekati Realitas.
Namun kita terus bergerak maju, mencari cahaya. Kita tidak akan disesatkan oleh siapa pun.
Ini adalah jenis lagu yang penuh gaya, tetapi kalian dapat merasakan keinginan semacam itu dalam vokalnya, dan dengan mendengarkannya akan benar-benar memberi kalian kekuatan.
Berbeda dengan "CASINO DRIVE," di sini para member bernyanyi dengan nada yang lebih terkendali, tetapi kalian dapat merasakan energi yang tenang di sana.
Lagu ini memiliki nada gaya western dengan autotune yang disertakan, tetapi kualitas masing-masing member masih terbukti, yang membuatnya semakin menarik.
Bagian gabungan di Reff-nya menggunakan suara dalam yang sama seperti "Yoru yo Odore."
Aku melakukan falsetto, Tegoshi bernyanyi di kunci yang sama dengan suara mixed, lalu Massu dan Koyama-san bernyanyi di kunci rendah bersama-sama. Ini harmoni yang unik, tapi aku pikir semua penataannya bekerja dengan sangat baik lagi untuk lagu ini.
Kebetulan di intro dan semacamnya, suara bernyanyi Tegoshi-san yang telah diedit dan digunakan sebagai efek suara. tapi tentu saja ketika dalam tahap demo, efek itu belum ada di sana. Jadi ketika aku mendengar versi yang sudah selesai aku bertanya, "Suara siapa ini !?" Demonya minimalis dan sunyi, walaupun tetap bagus dengan caranya sendiri, tetapi aku terkejut dengan betapa menyoloknya lagu ini setelah selesai.
Sampel suara Tegoshi yang terdengar di intro dan di interlude ternyata dibuat dengan mendengarkan nyanyiannya setelah perekaman dan pengeditan itu.
Lagu ini, akan membuat tubuh kalian bergoyang secara sendirinya, sangat populer di kalangan member dan staf. Aku harap kalian semua akan menyukainya juga.
Sekian untuk kali ini.
berlanjut ke update-an selanjutnya di "Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi WORLDISTA~ bagian 2"
©Jweb
by.丸
Rabu, 20 Februari 2019
WORLDISTA ◆ Email [Indonesia Translate]
Hai, Tegoshi Yuya di sini! Apa kabar kalian semuanya?
Kami telah mengeluarkan album hebat yang sangat aku yakini!
Aku sangat senang bahwa kalian semua, orang-orang yang aku cintai, pada akhirnya akan dapat mendengarkannya hari ini!
Hei, lagu mana yang menjadi favoritmu? Hafalkan itu, oke? Ayolah! Hehehe.
Hanya dalam waktu dua minggu, kita akan bisa bertemu.
Aku tak sabar untuk itu.
Lebih baik aku memoles penampilanku dengan lebih! Berciuman!✩
~ ~ ★ ~ ~
Keiichiro di sini.
Apakah tebakan kalian benar untuk kata yang dimulai dengan "W"?
Lagu-lagu di sini datang dalam berbagai genre, jadi luangkan waktu kalian untuk mendengarkannya.
Jika kalian mendengarkan lagu secara berurutan dari awal, aku pikir kalian akan mendapatkan konsep album yang kami tuju.
Aku telah mendengarkannya tanpa henti setiap hari dalam persiapan untuk tur!
Ngomong-ngomong, silakan dan alamilah dunia NEWS ini!
Apakah tebakan kalian benar untuk kata yang dimulai dengan "W"?
Lagu-lagu di sini datang dalam berbagai genre, jadi luangkan waktu kalian untuk mendengarkannya.
Jika kalian mendengarkan lagu secara berurutan dari awal, aku pikir kalian akan mendapatkan konsep album yang kami tuju.
Aku telah mendengarkannya tanpa henti setiap hari dalam persiapan untuk tur!
Ngomong-ngomong, silakan dan alamilah dunia NEWS ini!
~ ~ ★ ~ ~
Kato Shigeaki di sini.
Dunia "WORLDISTA" adalah album hebat yang tidak seperti apa yang pernah kami lakukan sebelumnya. Aku pikir ini bisa membawa kalian pada sisi baru dari NEWS.
Bayangkan ruang imajiner virtual, dan biarkan imajinasi kalian menjadi liar.
Sulit dibaca ketika aku menulis semua ini dalam huruf katakana, bukan?
Tidak ada alasan khusus mengapa aku melakukan ini. Yay!
Dunia "WORLDISTA" adalah album hebat yang tidak seperti apa yang pernah kami lakukan sebelumnya. Aku pikir ini bisa membawa kalian pada sisi baru dari NEWS.
Bayangkan ruang imajiner virtual, dan biarkan imajinasi kalian menjadi liar.
Sulit dibaca ketika aku menulis semua ini dalam huruf katakana, bukan?
Tidak ada alasan khusus mengapa aku melakukan ini. Yay!
~ ~ ★ ~ ~
Hai semua! Masuda Takahisa di sini!
Akhirnya, hari ini!
Ini adalah hari dari album ke-3 kami dengan konsep dinamis, "WORLDISTA," mulai dijual!
Kali ini, temanya adalah "ruang imajiner"!
Tempat seperti apakah yang kalian bayangkan menjadi pemandangan ideal bagi kalian?
Bagiku, itu adalah konser!
Aku sangat menantikan melakukan tur untuk album yang luar biasa ini!
Aku tak sabar ingin bertemu kalian!
Aku merekomendasikan lagu solo kami juga!
©Jweb
by.丸
Akhirnya, hari ini!
Ini adalah hari dari album ke-3 kami dengan konsep dinamis, "WORLDISTA," mulai dijual!
Kali ini, temanya adalah "ruang imajiner"!
Tempat seperti apakah yang kalian bayangkan menjadi pemandangan ideal bagi kalian?
Bagiku, itu adalah konser!
Aku sangat menantikan melakukan tur untuk album yang luar biasa ini!
Aku tak sabar ingin bertemu kalian!
Aku merekomendasikan lagu solo kami juga!
©Jweb
by.丸
Selasa, 19 Februari 2019
WORLDISTA Special Message - Koyama Keiichiro [Indonesia Translate]
Saat kami merekam album, "WORLDISTA," aku benar-benar menantikan kesan seperti apa yang akan aku dapatkan ketika aku mendengarkan album dari lagu pertama, dengan semua lagu yang saling terhubung. Aku dipercayakan pada nada rendah lebih sering sejak beberapa CD yang lalu. Di album ini, aku melakukan perekaman sambil berpikir tentang mendukung lagu-lagu pada nada rendah, terutama pada lagu yang berjudul "WORLDISTA" dan "FIGHTERS.COM."
Karena aku diberi bagian menyanyi yang tampaknya memanfaatkan rentang yang aku kuasai, aku ingin meningkatkan diri mulai sekarang sehingga aku dapat membuat suara yang dalam dan kuat untuk nada-nada itu. Aku harap kalian akan berpikir, "Oh, ini Koyama." ketika kalian mendengarkan CD dan merasakan suara rendah-ku, meskipun itu hanya sedikit.
Untuk lagu solo, aku hanya ingin pamer di konser. (LOL) Mungkin itupun salah satu alasannya, tapi aku ingin memasukan keyakinan dan perasaanku untuk dapat maju ke depan pada liriknya, dan her0ism-san membuatkannya. Lagu oleh her0ism dan Koyama adalah lagu sendu!? Beberapa dari kalian mungkin mengharapkan itu, tetapi tidak seperti itu. (LOL) Karena aku juga ingin menari bersama dengan semua penggemar kami di konser, aku berkonsultasi dengan air:man-san dari tahap produksi lagu. Aku harap kalian akan mendengarkannya dengan semangat.
Ketika aku mendengarkan album, "WORLDISTA," dari lagu pertama termasuk "Inter," aku merasa seperti kembali ke dunia fantasi dan konseptual dari NEWS. Dengan album yang sangat konseptual N "NEVERLAND" dan E "EPCOTIA" berturut-turut, aku pikir kami dan semua penggemar kami telah terbiasa dengan rilisan yang agresif. Atau malah, mungkin kalian menginginkan lebih? (LOL)
Karena itu, aku sangat berharap kalian juga akan menerima dunia konseptual W "WORLDISTA." Ini benar-benar agresif, tetapi kami melakukan semuanya dengan berpikir bahwa penggemar kami akan senang dengan itu. Kami harap kalian dapat menerima agresivitas kami. Dan aku berharap album ini akan menjadi CD yang dapat memberi dorongan yang kalian butuhkan ketika kalian ingin memotivasi diri sendiri, ketika kalian mengalami kesulitan, atau ketika kalian merasa berat menghadapi masalah.
©Jweb
by.丸
Senin, 18 Februari 2019
WORLDISTA Special Message - Masuda Takahisa [Indonesia Translate]
Untuk album "WORLDISTA," dengan konsep dapat merasakan ruang imajiner di mana kalian dapat pergi ke musim apa pun atau ke tempat mana pun kalian suka, kami menciptakan beberapa lagu dengan jangkauan luas di mana kalian dapat mengalami banyak situasi yang berbeda.
"WORLDISTA Ver. 10 & Making" disertakan pada DVD edisi pertama. Dalam dunia yang mendekati masa depan di mana gaya baru dari alat pelindung mata yang di penuhi dengan pengalaman, "WORLDISTA," merupakan sesuatu hal besar saat ini, orang-orang berkumpul bersama mengenakan perlengkapan itu. Mereka seperti, "Mari kita lakukan WORLDISTA bersama!" Ini adalah video pengantar yang menunjukkan kepada kalian seperti apa "WORLDISTA" itu.
"Symphony of Dissonance" dari edisi reguler dibuat dengan tim yang sama yang membuat lagu soloku "Thunder" pada rilisan kami sebelumnya. Kali ini aku ingin memiliki lagu dengan judul seperti "Symphony of __"! Dan aku memikirkan lagu seperti apa yang aku inginkan dari sana.
Memiliki simfoni di mana bahkan ketika berbagai suara berkumpul untuk menjadi satu, tapi ada sesuatu yang salah di sana, yang membuat simfoninya tidak berjalan dengan baik ... yang mungkin menarik! Aku mulai membuat "Symphony of Disonance" dengan pemikiran itu di benakku.
Aku meminta tempo dan suasana tertentu dan sejenisnya saat kami menulisnya, dan aku pikir pesan keseluruhan "tidak ada yang bisa menggantikanmu" benar-benar datang dengan kuat dalam lagu ini.
Ini adalah album ketiga kami dengan konsep yang kuat. Kami akan membawakan lagu-lagu ini pada konser kami, jadi aku akan merasa senang jika kalian mendengarkan album sebelum datang untuk berpartisipasi. Seperti biasa, terima kasih atas segalanya!
©Jweb
by.丸
Sabtu, 16 Februari 2019
WORLDISTA Special Message - Tegoshi Yuya [Indonesia Translate]
Secara pribadi, aku sangat puas dengan hasil akhir dari album "WORLDISTA"! Saat ini aku sedang banyak mendengarkannya untuk persiapan menuju konser kami, jadi aku benar-benar ingin cepat-cepat menyanyikan semuanya. Ini adalah album yang penuh dengan lagu-lagu yang menarik dan keren.
Untuk kali ini, hampir semua lagu di album ini, produser musik kami pasti bertanya, "Di mana kita harus menambahkan harmoni pada lagu ini?" atau "Di mana paduan suara atau bagian improvisasi masuk?" dan menyerahkannya kepada kami. Aku hanya akan melakukan sesuatu yang aku pikir keren dan kemudian kita akan memilihnya dari sana.
Lagu solo yang aku buat musiknya, "DoLLs," melibatkan not seperempat dan tuplet, dan alih-alih menjadikannya musik rock yang keras, aku lebih memikirkan musik band yang modis ketika menciptakannya. Mengenai liriknya, ketika aku sedang menulisnya, aku berada di suatu tempat tanpa sinyal saat aku melakukan pengambilan gambar di lokasi untuk "Sekai no hatte made ItteQ!" ada beberapa bagian di mana aku tidak dapat meneruskannya, jadi aku mengundang penulis lirik untuk membantu pengerjaannya.
Namun, ada pesan yang ingin aku sampaikan dalam lirik-nya. Ini mungkin sesuatu yang dipikirkan banyak orang di masyarakat, tetapi ketika kita masih kecil, aku merasa sepertinya kita dapat dengan jelas mengatakan apa yang ingin kita lakukan dan siapa kita sebagai manusia. Tetapi setelah mendapatkan pekerjaan dan menjadi orang dewasa yang bekerja, aku merasa ada saatnya ketika kita kehilangan pandangan tentang diri kita sendiri. Di akhir Refrain ada lirik di mana kata "ningyou (boneka)" terdapat didalamnya, dan aku menulis bagian itu. Aku mencurahkan segalanya ke dalam bagian itu.
Tahun lalu aku memiliki banyak kesempatan untuk bernyanyi di depan kalian semua, dan waktu berlalu dengan cara yang sangat membahagiakan untuk menyambut Tahun Baru di Dome. Sekarang di sini, pada tahun 2019, sekitar dua bulan setelah akhir pertunjukan di Dome, kami sedang menuju tur. Ini membuat aku merasa sangat diberkati, dan sebelum itu kami juga akan merilis album yang penuh dengan kepercayaan diri ini!
Bahkan jika kalian hanya mendengarkan albumnya saja, aku pikir ada banyak konten untuk membuat kalian merasa puas. Tetapi juga, bagi kalian yang akan dapat datang ke konser kami, aku sudah sering mengatakan ini, tapi aku harap kalian akan banyak mendengarkan albumnya sebelum itu. Jika kalian benar-benar membiarkan musiknya meresap ke tubuh kalian sebelum datang untuk menonton, aku yakin kalian akan lebih menikmati pertunjukannya. Silakan menantikannya!
©Jweb
by.丸
Jumat, 15 Februari 2019
WORLDISTA Special Message - Kato Shigeaki [Indonesia Translate]
Mungkin ini akan terdengar sangat terbatas jika aku mengatakan bahwa album ini memiliki konsep yang kuat, tapi aku pikir hal itu akan terhubung ke ruang lingkup yang lebih luas.
Sebenarnya menghubungkan lagu-lagu dari berbagai variasi melalui selingan (Interludes) itu berarti kita memiliki banyak kebebasan. Kami mencoba ini pada "NEVERLAND" dan EPCOTIA "dan itu sangat menarik.
Maka dari itu, album yang baru ini," WORLDISTA," memiliki semacam penyempurnaan dari lagu-lagu yang pernah kita nyanyikan sejauh ini.
Alih-alih penuh dengan lagu yang tidak serupa dengan album sebelumnya, kali ini kami semacam memperbarui apa yang telah kami lakukan sejauh ini.
Lagu-lagu Solo masuk kedalam Edisi Reguler, tetapi "Sekai" memiliki konsep yang terbalik jika melihat dari konsep album "WORLDISTA." (LOL) Aku membuatnya dengan berpikir mungkin akan sangat menarik jika aku dapat mengekspresikan sesuatu seperti dunia yang kita alami dalam sebuah ruangan kecil. Aku rasa kalian mungkin akan merasakan seorang Shigeaki pada kata-kata di akhir lagu.(LOL)
Kami menyadari bahwa setelah "NEVERLAND" dan "EPCOTIA," "WORLDISTA" adalah upaya ketiga kami secara berturut-turut, tetapi Kami menggunakan pengalaman dari berbagai tantangan tahun lalu sebagai batu loncatan, secara pribadi, aku ingin mulai dari sinipun kami bisa mencoba "panggung yang baru" lagi.
Aku yakin bagi kalian yang dapat datang ke konser akan dapat lebih menikmati setelah mendengarkan albumnya. Dan bagi kalian yang tidak dapat datang, akan merasa seperti menonton konser langsung jika kalian mendengarkan albumnya. Melihat buklet dengan bingkai kacamata 3D yang termasuk dalam edisi pertama akan memberi kalian pengalaman visual, dan album ini akan menawarkan "simulasi" yang menyenangkan. Ada tagar "#Imajinasi adalah panduan kalian," dan aku akan senang jika itu memperluas gambaran terhadap dunia imajinasi ini.
©Jweb
by.丸
Kamis, 24 Mei 2018
Shigeaki no Cloud - 12 April 2018 [Indonesia Translate] ~ Part 2~
12 April 2018
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition.
22. "Hyouon"
Mari kita bicarakan lagu ini terakhir! lol
23. "Thunder"
Lagu ini juga sedikit rumit, bukan?
Bisakah aku menjelaskannya ke dalam kata-kata?
Mungkin aku bisa mnggambarkan secara kasarnya saja ...
Aku akan mencobanya. Aku seperti menjelaskan ini seolah aku itu dia, tetapi...
Jika kalian berpikir, "Ini keren!"
ketika pertama kali kalian mendengarkannya, aku pikir itu tidak masalah.
Itu jawaban yang benar. Ini adalah lagu yang sangat keren.
Apakah kalian ingin menggali lebih dalam atau tidak, itu terserah kalian.
Aku rasa kalian harus menguatkan diri jika ingin mengetahui pesan sebenarnya di balik lagu ini.
Mari kita mulai.
Guntur. Thunder (guntur). Kaminari (guntur). Ikazuchi (guntur).
Suara petir dan hujan dalam intro yang terdengar gelap. kalian dapat membayangkan pengaturan yang tidak menyenangkan.
Itu menurutku.
Ini adalah "pelepasan dilema" dari Takahisa Masuda.
Tak perlu dikatakan lagi bahwa dia adalah individu yang sangat profesional.
Bagi kalian yang telah memperhatikan dan mendukung dia pasti mengetahui kepribadiannya.
Lagu ini mungkin adalah dimana Takahisa Masuda, pria yang telah secara teliti mengukir citranya, mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya.
Lalu, pada siapakah dia mengungkapkannya?
Itu adalah ...
pada orang-orang yang telah memperhatikannya dan mendukungnya.
Untuk para penggemarnya.
Aku pikir akan butuh banyak keberanian untuk melakukan hal ini.
Dia menyanyikan ini dengan mengetahui, dia mungkin akan menyakiti beberapa orang, atau beberapa orang mungkin tidak akan menyukainya lagi.
Kalian dapat melihat ini dari frase pertama dari liriknya.
"Don't Cover your ears .. "
Jangan tutup telingamu.
Dia mengatakan itu dengan keras dan jelas kepada pendengarnya.
Dan setelahnya dia menyanyikan "fusaganaide mimi (jangan tutup telingamu)" di tengah-tengah lagu juga.
Kalian bisa mendapatkan pemahaman tentang judulnya sekarang.
Lagu ini menusuk telinga kalian seperti "guntur." dan mencabik-cabik hati kalian.
Guntur adalah simbol kemarahan.
Bersiaplah untuk mendengarkannya tanpa menutupi telinga kalian.
Janganlah berpaling, tidak peduli betapa menakutkannya hal itu.
Jika kalian ingin mengatakan sesuatu, katakan itu secara menyeluruh. aku bisa mengatakan ini adalah tipkalnya.
Mengenai judulnya, "Thunder." Satu hal, bahwa lagu itu mungkin berisi sesuatu yang menakutkan, seperti halnya guntur.
Ini adalah kerusakan yang dihasilkan dari "melepaskan dilemanya."
Makna lain bisa jadi adalah dia berada di tengah-tengah hujan badai saat ini.
Dengan berani dia menghadapi situasi yang menakutkan seperti hal badai petir.
Dia menggapai dan mengambil hal-hal yang dia inginkannya, bukan hanya mendambakannya saja.
Menjadi idola berarti kau hidup dalam impian orang lain.
Tapi hidupnya adalah miliknya sendiri. Dia yang mengendalikannya.
Di balik senyumannya, dia terluka. Dia kehilangan keunikannya.
Tapi jangan merasa kasihan padanya.
Di depan dia menunjukan dirinya yang kuat, tetapi di dalam, dia benar-benar khawatir.
Dalam adegan berikutnya, dia menangis di tengah hujan deras, meredam suaranya.
Apakah aku masih bintang-mu? Masih karisma-mu? Apakah aku masih harapan-mu? Masih pahlawan-mu?
Apakah aku masih impian-mu? Masih kebanggaan-mu? Apakah aku masih kepercayaan-mu? Masih fantasi-mu?
Itulah yang dia nyanyikan saat dia menangis.
Kemudian, arti lain dari "Guntur" pun muncul.
Dan hanya seperti itu, dia menghilang. Akulah Guntur-mu.
Tidak peduli betapa menakutkannya sesuatu itu, pada akhirnya dia akan menghilang. Guntur itu hanya seketika.
Tidak peduli seberapa keras aku bernyanyi, aku akan terlupakan suatu hari nanti.
Angin akan berubah, dan aku akan menjadi bukan siapa-siapa.
Aku akan menjadi orang dari masa lalu, dan warna-ku akan memudar menjadi monoton.
Jika demikian, Aku ingin kalian merasakan-ku ketika aku ada di sini.
... sebuah perasaan yang kosong.
Tidak ada yang tahu bahwa dia adalah "kotoba wo nomikonde (menelan kata-katanya)" dan "toboketa piero wo enjite (bertindak bagai orang bodoh yang tidak bersalah).
Dia tidak bisa menyampaikannya kepada orang-orang yang paling ingin dia sampaikan.
Tidak ada yang melihat melewati permukaan dan bias yang menyertai gambaran seorang Takhisa Masuda.
Semua orang dimanipulasi oleh informasi yang tidak dapat dipercaya di luar sana.
Akankah hujan badai yang menyakitkan ini akan berakhir?
...
Dia menyampaikan pesan ini dengan suara yang kuat, seperti dia berteriak.
Aku merasa hati-ku tersayat ketika aku mendengarkan suara batinnya.
Aku sendiri, benar-benar terhubung dengan lirik ini, meskipun aku menulis dari perspektif orang ketiga.
Berdiri di garis terdepan berarti kalian benar-benar akan menghadapi serangan yang menghampiri kalian.
Ekstasi itu setara dengan rasa sakit yang akan kalian rasakan.
Kita hanya bisa tetap diam tidak peduli apapun yang orang katakan atau pikirkan tentang kita.
Jika itu yang terjadi, dia ingin mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya dalam lagu ini, karena itu adalah satu-satunya tempatnya.
Dia tidak menggunakan kata-kata tetapi suaranya, sebagai senjata untuk mengayunkan perasaannya.
Aku yakin banyak dari kalian yang terkejut melihat dia melawan dengan cara yang hanya dia yang bisa melakukannya, sambil menunjukkan kelemahan dan kerentanan pada saat yang bersamaan.
Aku berharap orang-orang yang benar-benar mencintainya akan merangkul tangisan kesedihannya.
22. "Hyouon"
Akhirnya, aku ingin berbicara tentang lagu solo-ku dengan keinginan hati-ku sendiri.
Aku akan menjelaskan bagaimana lagu ini dibuat pertama kali.
Selama tur "NEVERLAND" tahun lalu, aku minum sebotol shochu (sake) dicampur dengan air, sendirian di kamar hotel-ku.
Saat itu aku sedang memeriksa rekaman dari konser, jadi sulit untuk berhenti minum.
Ketika aku mengisi kembali gelas-ku pada titik tertentu, es terlepas dari tangan-ku dan berguling di atas meja.
Seharusnya aku mengambilnya, tapi aku tidak merasa ingin mengambilnya.
Aku rasa, aku merasa sedikit sentimental.
Aku berpikir, "Aku akan minum sampai es itu mencair."
Itu adalah pengatur waktu es (jam es), seperti halnya jam pasir.
Aku mulai berpikir tentang lagu solo untuk tahun depan, dan aku mendapatkan ide untuk membuat lagu cinta sedih dengan tema "es" dan "waktu."
"Ayame" adalah tema "keragaman," jadi aku pikir akan menyenangkan untuk membuat lagu tentang hubungan yang lebih minimal. Dengan kata lain, sebuah lagu cinta.
Begitulah lagu itu mulai dibuat. lol
Judul "Hyouon."
Aku tidak tahu apakah ini adalah kata yang sebenarnya, tapi aku rasa, jika kata ini tidak pernah ada aku yang akan membuatnya sendiri.
Aku mencarinya, dan menyadari bahwa arti dari kata itu adalah "Zona suhu antara 0 derajat Celsius hingga saat-saat mulai membeku."
"Itu sempurna!" Aku pikir.
Aku memiliki gambaran melihat seorang wanita di sebuah hotel, dan putus dengannya.
Tapi lirik untuk lagu tahun ini cukup minimal dan sederhana.
Mereka memiliki lebih sedikit kata daripada biasanya sehingga pendengar dapat membaca apa yang tersirat. Itulah yang aku menginginkan dari lagu ini, jadi aku senang jika kalian dapat membuat cerita sendiri tentang lagu ini.
Aku pikir liriknya sangat minim, tetapi produser berkata, "Ini sangat kau, Shige." Apakah iya?
Dalam hal lagu, aku membuat draf kasar untuk lirik, dan membuat demo hanya dengan akord dan melodi menggunakan keyboard MIDI-ku.
Aku bertanya kepada Nakanishi-san, yang selalu bekerja dengan ku untuk lagu solo-ku, untuk melakukan aransemen utama-nya.
Aku meminta aransemen yang sederhana menggunakan piano elektronik dan gitar langsung.
Kami berkomunikasi bolak-balik selama berabad-abad untuk tiba di tempat kami sekarang.
Aransemen-nya belum dikonfirmasi ketika kami melakukan perekaman.
Tapi ketika aku mendengar suara gitar ini, aku berpikir, "Menang!"
Pemotongan itu sangat keren dan tepat. Itu sangat luar biasa!
Oh ya, mengenai lagu-nya ...
Aku ingin bernyanyi dengan suara yang aku tidak bisa lakukan sebagai NEWS.
Tepatnya, suara yang matang dan maskulin, tetapi juga santai.
Tidak ada lagu NEWS memakai kunci ini.
Ada sekitar lima mikrofon yang disiapkan untuk dipilih. Pada akhirnya, kami memilih mikrofon AKG, aku rasa.
Kami biasanya tidak akan banyak bicara, jadi aku mengambil kesempatan ini untuk membuat lagu persis seperti yang aku inginkan.
Sangat menyenangkan melihat musik yang kau suka dibawa ke dalam bentuk yang sebenarnya.
Sayangnya suaraku sangat berbeda, jadi lagunya tidak seperti yang direncanakan. Aku dan staf benar-benar berjuang untuk membuat gambaran stereo-nya ...
Kami kehabisan waktu, jadi kami mengerjakannya sampai menit terakhir sebelum pengiriman. Aku bahkan pergi ke studio Nakanishi-san dan mengerjakannya sampai pagi.
Bagian terakhir cukup unik. Ini juga salah satu bagian yang aku tambahkan di tengah malam.
Awalnya, outro itu agak membosankan karena hanya instrumental yang membuat rit ending. Jadi pada menit terakhir, aku meminta agar kami membuatnya lebih agresif dan menggunakan bagian awal chorus sebagai pengulangan. Produser menyarankan agar kami menggunakan chorus wanita yang berbisik "hyouon," dan aku setuju akan hal itu.
Aku pikir itu akan menyegarkan menggunakan judul untuk mengakhiri kalimatnya.
Aku pikir itu mungkin terdengar agak menakutkan, jadi aku memilih yang terdengar paling tidak menakutkan.
Namun ternyata banyak orang masih merasa ketakutan. lol
Aku kira jika hal ini membuat kalian merinding, secara harfiah ini adalah "suhu es"! Itulah yang aku harapkan.
Bagian chorus dilakukan oleh Ami-san, yang bekerja dengan-ku di "Ayame."
Aku meminta chorus "seperti Bjork" terakhir kali, tapi kali ini, adalah "Eryka Badu." lol
Itu tugas yang sulit untuk dilakukan, tapi aku sangat bersyukur karena dia memenuhi permintaanku !!!
Dan ternyata ini menjadi lagu yang sangat stylish! Terima kasih semuanya!
Aku harap banyak orang akan menikmatinya.
Oh, aku yakin arah solo kali ini mengundang semua jenis spekulasi. lol
Tidak ada jawaban yang benar, jadi aku harap kalian akan sampai pada kesimpulan kalian sendiri.
Lagi pula salah satu konsepnya adalah "melemparnya ke pendengar."
Tapi bagaimanapun, jangan terlalu memikirkannya, dan lihat saja seperti, "Hmm ... aku mengerti."
Kalau begitu, apa lagu solo yang harus dilakukan tahun depan?
Bagaimanapun.
Akhirnya, catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition telah selesai!
Ini sulit seperti biasanya!
Aku mengabaikan semua tenggat waktu lain dan menulis ini! Aku liar, bukan?
Sampai ketemu lagi!
Ketika album NEWS keluar!
Bye! Terima kasih!
ⓒ Jweb
by. 丸
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition.
22. "Hyouon"
Mari kita bicarakan lagu ini terakhir! lol
23. "Thunder"
Lagu ini juga sedikit rumit, bukan?
Bisakah aku menjelaskannya ke dalam kata-kata?
Mungkin aku bisa mnggambarkan secara kasarnya saja ...
Aku akan mencobanya. Aku seperti menjelaskan ini seolah aku itu dia, tetapi...
Jika kalian berpikir, "Ini keren!"
ketika pertama kali kalian mendengarkannya, aku pikir itu tidak masalah.
Itu jawaban yang benar. Ini adalah lagu yang sangat keren.
Apakah kalian ingin menggali lebih dalam atau tidak, itu terserah kalian.
Aku rasa kalian harus menguatkan diri jika ingin mengetahui pesan sebenarnya di balik lagu ini.
Mari kita mulai.
Guntur. Thunder (guntur). Kaminari (guntur). Ikazuchi (guntur).
Suara petir dan hujan dalam intro yang terdengar gelap. kalian dapat membayangkan pengaturan yang tidak menyenangkan.
Itu menurutku.
Ini adalah "pelepasan dilema" dari Takahisa Masuda.
Tak perlu dikatakan lagi bahwa dia adalah individu yang sangat profesional.
Bagi kalian yang telah memperhatikan dan mendukung dia pasti mengetahui kepribadiannya.
Lagu ini mungkin adalah dimana Takahisa Masuda, pria yang telah secara teliti mengukir citranya, mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya.
Lalu, pada siapakah dia mengungkapkannya?
Itu adalah ...
pada orang-orang yang telah memperhatikannya dan mendukungnya.
Untuk para penggemarnya.
Aku pikir akan butuh banyak keberanian untuk melakukan hal ini.
Dia menyanyikan ini dengan mengetahui, dia mungkin akan menyakiti beberapa orang, atau beberapa orang mungkin tidak akan menyukainya lagi.
Kalian dapat melihat ini dari frase pertama dari liriknya.
"Don't Cover your ears .. "
Jangan tutup telingamu.
Dia mengatakan itu dengan keras dan jelas kepada pendengarnya.
Dan setelahnya dia menyanyikan "fusaganaide mimi (jangan tutup telingamu)" di tengah-tengah lagu juga.
Kalian bisa mendapatkan pemahaman tentang judulnya sekarang.
Lagu ini menusuk telinga kalian seperti "guntur." dan mencabik-cabik hati kalian.
Guntur adalah simbol kemarahan.
Bersiaplah untuk mendengarkannya tanpa menutupi telinga kalian.
Janganlah berpaling, tidak peduli betapa menakutkannya hal itu.
Jika kalian ingin mengatakan sesuatu, katakan itu secara menyeluruh. aku bisa mengatakan ini adalah tipkalnya.
Mengenai judulnya, "Thunder." Satu hal, bahwa lagu itu mungkin berisi sesuatu yang menakutkan, seperti halnya guntur.
Ini adalah kerusakan yang dihasilkan dari "melepaskan dilemanya."
Makna lain bisa jadi adalah dia berada di tengah-tengah hujan badai saat ini.
Dengan berani dia menghadapi situasi yang menakutkan seperti hal badai petir.
Dia menggapai dan mengambil hal-hal yang dia inginkannya, bukan hanya mendambakannya saja.
Menjadi idola berarti kau hidup dalam impian orang lain.
Tapi hidupnya adalah miliknya sendiri. Dia yang mengendalikannya.
Di balik senyumannya, dia terluka. Dia kehilangan keunikannya.
Tapi jangan merasa kasihan padanya.
Di depan dia menunjukan dirinya yang kuat, tetapi di dalam, dia benar-benar khawatir.
Dalam adegan berikutnya, dia menangis di tengah hujan deras, meredam suaranya.
Apakah aku masih bintang-mu? Masih karisma-mu? Apakah aku masih harapan-mu? Masih pahlawan-mu?
Apakah aku masih impian-mu? Masih kebanggaan-mu? Apakah aku masih kepercayaan-mu? Masih fantasi-mu?
Itulah yang dia nyanyikan saat dia menangis.
Kemudian, arti lain dari "Guntur" pun muncul.
Dan hanya seperti itu, dia menghilang. Akulah Guntur-mu.
Tidak peduli betapa menakutkannya sesuatu itu, pada akhirnya dia akan menghilang. Guntur itu hanya seketika.
Tidak peduli seberapa keras aku bernyanyi, aku akan terlupakan suatu hari nanti.
Angin akan berubah, dan aku akan menjadi bukan siapa-siapa.
Aku akan menjadi orang dari masa lalu, dan warna-ku akan memudar menjadi monoton.
Jika demikian, Aku ingin kalian merasakan-ku ketika aku ada di sini.
... sebuah perasaan yang kosong.
Tidak ada yang tahu bahwa dia adalah "kotoba wo nomikonde (menelan kata-katanya)" dan "toboketa piero wo enjite (bertindak bagai orang bodoh yang tidak bersalah).
Dia tidak bisa menyampaikannya kepada orang-orang yang paling ingin dia sampaikan.
Tidak ada yang melihat melewati permukaan dan bias yang menyertai gambaran seorang Takhisa Masuda.
Semua orang dimanipulasi oleh informasi yang tidak dapat dipercaya di luar sana.
Akankah hujan badai yang menyakitkan ini akan berakhir?
...
Dia menyampaikan pesan ini dengan suara yang kuat, seperti dia berteriak.
Aku merasa hati-ku tersayat ketika aku mendengarkan suara batinnya.
Aku sendiri, benar-benar terhubung dengan lirik ini, meskipun aku menulis dari perspektif orang ketiga.
Berdiri di garis terdepan berarti kalian benar-benar akan menghadapi serangan yang menghampiri kalian.
Ekstasi itu setara dengan rasa sakit yang akan kalian rasakan.
Kita hanya bisa tetap diam tidak peduli apapun yang orang katakan atau pikirkan tentang kita.
Jika itu yang terjadi, dia ingin mengungkapkan perasaannya yang sebenarnya dalam lagu ini, karena itu adalah satu-satunya tempatnya.
Dia tidak menggunakan kata-kata tetapi suaranya, sebagai senjata untuk mengayunkan perasaannya.
Aku yakin banyak dari kalian yang terkejut melihat dia melawan dengan cara yang hanya dia yang bisa melakukannya, sambil menunjukkan kelemahan dan kerentanan pada saat yang bersamaan.
Aku berharap orang-orang yang benar-benar mencintainya akan merangkul tangisan kesedihannya.
22. "Hyouon"
Akhirnya, aku ingin berbicara tentang lagu solo-ku dengan keinginan hati-ku sendiri.
Aku akan menjelaskan bagaimana lagu ini dibuat pertama kali.
Selama tur "NEVERLAND" tahun lalu, aku minum sebotol shochu (sake) dicampur dengan air, sendirian di kamar hotel-ku.
Saat itu aku sedang memeriksa rekaman dari konser, jadi sulit untuk berhenti minum.
Ketika aku mengisi kembali gelas-ku pada titik tertentu, es terlepas dari tangan-ku dan berguling di atas meja.
Seharusnya aku mengambilnya, tapi aku tidak merasa ingin mengambilnya.
Aku rasa, aku merasa sedikit sentimental.
Aku berpikir, "Aku akan minum sampai es itu mencair."
Itu adalah pengatur waktu es (jam es), seperti halnya jam pasir.
Aku mulai berpikir tentang lagu solo untuk tahun depan, dan aku mendapatkan ide untuk membuat lagu cinta sedih dengan tema "es" dan "waktu."
"Ayame" adalah tema "keragaman," jadi aku pikir akan menyenangkan untuk membuat lagu tentang hubungan yang lebih minimal. Dengan kata lain, sebuah lagu cinta.
Begitulah lagu itu mulai dibuat. lol
Judul "Hyouon."
Aku tidak tahu apakah ini adalah kata yang sebenarnya, tapi aku rasa, jika kata ini tidak pernah ada aku yang akan membuatnya sendiri.
Aku mencarinya, dan menyadari bahwa arti dari kata itu adalah "Zona suhu antara 0 derajat Celsius hingga saat-saat mulai membeku."
"Itu sempurna!" Aku pikir.
Aku memiliki gambaran melihat seorang wanita di sebuah hotel, dan putus dengannya.
Tapi lirik untuk lagu tahun ini cukup minimal dan sederhana.
Mereka memiliki lebih sedikit kata daripada biasanya sehingga pendengar dapat membaca apa yang tersirat. Itulah yang aku menginginkan dari lagu ini, jadi aku senang jika kalian dapat membuat cerita sendiri tentang lagu ini.
Aku pikir liriknya sangat minim, tetapi produser berkata, "Ini sangat kau, Shige." Apakah iya?
Dalam hal lagu, aku membuat draf kasar untuk lirik, dan membuat demo hanya dengan akord dan melodi menggunakan keyboard MIDI-ku.
Aku bertanya kepada Nakanishi-san, yang selalu bekerja dengan ku untuk lagu solo-ku, untuk melakukan aransemen utama-nya.
Aku meminta aransemen yang sederhana menggunakan piano elektronik dan gitar langsung.
Kami berkomunikasi bolak-balik selama berabad-abad untuk tiba di tempat kami sekarang.
Aransemen-nya belum dikonfirmasi ketika kami melakukan perekaman.
Tapi ketika aku mendengar suara gitar ini, aku berpikir, "Menang!"
Pemotongan itu sangat keren dan tepat. Itu sangat luar biasa!
Oh ya, mengenai lagu-nya ...
Aku ingin bernyanyi dengan suara yang aku tidak bisa lakukan sebagai NEWS.
Tepatnya, suara yang matang dan maskulin, tetapi juga santai.
Tidak ada lagu NEWS memakai kunci ini.
Ada sekitar lima mikrofon yang disiapkan untuk dipilih. Pada akhirnya, kami memilih mikrofon AKG, aku rasa.
Kami biasanya tidak akan banyak bicara, jadi aku mengambil kesempatan ini untuk membuat lagu persis seperti yang aku inginkan.
Sangat menyenangkan melihat musik yang kau suka dibawa ke dalam bentuk yang sebenarnya.
Sayangnya suaraku sangat berbeda, jadi lagunya tidak seperti yang direncanakan. Aku dan staf benar-benar berjuang untuk membuat gambaran stereo-nya ...
Kami kehabisan waktu, jadi kami mengerjakannya sampai menit terakhir sebelum pengiriman. Aku bahkan pergi ke studio Nakanishi-san dan mengerjakannya sampai pagi.
Bagian terakhir cukup unik. Ini juga salah satu bagian yang aku tambahkan di tengah malam.
Awalnya, outro itu agak membosankan karena hanya instrumental yang membuat rit ending. Jadi pada menit terakhir, aku meminta agar kami membuatnya lebih agresif dan menggunakan bagian awal chorus sebagai pengulangan. Produser menyarankan agar kami menggunakan chorus wanita yang berbisik "hyouon," dan aku setuju akan hal itu.
Aku pikir itu akan menyegarkan menggunakan judul untuk mengakhiri kalimatnya.
Aku pikir itu mungkin terdengar agak menakutkan, jadi aku memilih yang terdengar paling tidak menakutkan.
Namun ternyata banyak orang masih merasa ketakutan. lol
Aku kira jika hal ini membuat kalian merinding, secara harfiah ini adalah "suhu es"! Itulah yang aku harapkan.
Bagian chorus dilakukan oleh Ami-san, yang bekerja dengan-ku di "Ayame."
Aku meminta chorus "seperti Bjork" terakhir kali, tapi kali ini, adalah "Eryka Badu." lol
Itu tugas yang sulit untuk dilakukan, tapi aku sangat bersyukur karena dia memenuhi permintaanku !!!
Dan ternyata ini menjadi lagu yang sangat stylish! Terima kasih semuanya!
Aku harap banyak orang akan menikmatinya.
Oh, aku yakin arah solo kali ini mengundang semua jenis spekulasi. lol
Tidak ada jawaban yang benar, jadi aku harap kalian akan sampai pada kesimpulan kalian sendiri.
Lagi pula salah satu konsepnya adalah "melemparnya ke pendengar."
Tapi bagaimanapun, jangan terlalu memikirkannya, dan lihat saja seperti, "Hmm ... aku mengerti."
Kalau begitu, apa lagu solo yang harus dilakukan tahun depan?
Bagaimanapun.
Akhirnya, catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition telah selesai!
Ini sulit seperti biasanya!
Aku mengabaikan semua tenggat waktu lain dan menulis ini! Aku liar, bukan?
Sampai ketemu lagi!
Ketika album NEWS keluar!
Bye! Terima kasih!
ⓒ Jweb
by. 丸
Rabu, 23 Mei 2018
Shigeaki no Cloud - 12 April 2018 [Indonesia Translate] ~ Part 1~
12 April 2018
Sepertinya hari ini adalah "Hari Kosmonotika!"
Ini sempurna untuk "Hari EPCOTIA"!
Baiklah, Mari kita mulai!
Yang terakhir!
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition.
Aku akan mengatakannya sekali lagi!
Ini adalah interpretasi-ku yang "sangat pribadi" !!!!
Aku belum pernah terlibat dalam pembuatan lagu solo member lain!
Apa yang akan aku tulis adalah imajinasi-ku saja!
Silakan di baca dengan penakan itu dalam pikiran kalian!
20. "Platonic"
Ini adalah lagu solo dari Yuya Tegoshi.
Ini adalah balada klasik, sangat kontras dengan solo sebelumnya "I'm coming."
Aku rasa lagu ini menunjukkan apa yang benar-benar dibuat oleh Yuya Tegoshi.
Lagu-nya sendiri memiliki melodi yang sangat bagus.
Lagu-lagu semacam ini adalah yang terbaik jika kalian ingin menikmati nyanyian fenomenalnya.
Ada satu hal tentang lagu ini yang berbeda dengan lagu balada sebelumnya.
Aku akan membahas itu nanti, setelah aku berbicara tentang lirik-nya.
Kalian dapat mengatakan bahwa ini adalah lagu cinta ketika kalian pertama kali mendengarkannya.
"Hanarenaide ne (jangan tinggalkan aku)," "watashi dake no (hanya milikku)."
Kalian dapat mengetahui dari bagian-bagian ini bahwa lirik ditulis dari sudut pandang seorang wanita.
Aku akan menuliskan bagian lain yang menarik perhatianku.
"Mirai kawattara iinoni (jika saja masa depan dapat berubah),"
"chigiri no nai yume (mimpi tanpa janji),"
"kirei na uso de daite (peluk aku dengan kebohongan yang indah),"
"ashita no kimi ni douka todokuyou ni (biarkan perasaan ini sampai, di mana pun kau berada esok), "
"kanashii koi demo ii (bahkan jika itu adalah cinta yang tragis), "
"kanawanai koi (cinta yang tidak akan terwujud), "
" yasashii uso (kebohongan baik), "
"ima dake wa watashi dake no (hanya untuk saat ini, kau hanyalah milikku)."
Aku mencium cinta yang tak berbalas di sini ...
Kalimat yang menarik perhatianku adalah ...
"Cinta tidak tidak akan terwujud."
Juga,
"Mimpi tanpa janji."
Janji mengacu pada kontrak.
Cinta tanpa kontrak.
Dengan kata lain, cinta yang tidak mengarah pada pernikahan.
Kenapa mereka tidak dapat menikah?
Kenapa wanita ini bersedih?
"Hanya untuk saat ini, kau hanyalah milikku."
Dengan kata lain, di lain waktu pria itu bukanlah miliknya.
Betul.
Mereka berselingkuh.
Kalian juga dapat melihat kata "kebohongan" yang tersebar di seluruh lagunya.
Pria ini sebenarnya memiliki keluarga, tetapi wanita ini ingin dia mengatakan kebohongan manis padanya ketika mereka bersama. Jangan membuatnya merasa seperti ada orang lain diantara mereka.
Ini adalah hubungan yang tidak pasti,
tetapi saat ini perpisahan sudah mulai mendekat, wanita ini tidak dapat menahan rasa sakit itu.
Dia sangat sedih sampai lelah karena menangis.
Dia tidak ingin menjadikan ciuman itu jadi yang terakhir.
Ini adalah cinta terlarang.
Tetapi perasaan yang wanita ini miliki sangatlah murni (bersifat platonis).
Aku bertanya-tanya apa yang dipikirkan pria itu ...
Lagu ini sangatlah sedih.
Kalau begitu, mari kita lihat dari sisi vokal-nya.
Hal khusus tentang lagu ini yang berbeda dengan yang sebelumnya adalah bahwa ada dua suara di bagian refrain-nya.
Kedua suara itu terpisah satu oktaf, dan menciptakan harmoni yang berbeda.
Sebenarnya, "Ayame" ku juga seperti itu.
Sangat menyegarkan mendengar suara ganda Yuya Tegoshi. Ini adalah suara yang tidak pernah kudengar sebelumnya.
Pada kenyataannya, kedua suara harmonisasi ini juga menandakan sesuatu yang lain.
Satu-satunya kejadian yang terjadi hanya di bagian Refrain.
Aku pikir kedua suara itu menandakan wanita (bagian nada tinggi) dan pria (bagian nada rendah).
Hanya ada satu vokal, tetapi pada dasarnya ini adalah sebuah lagu duet.
Ketika kalian memikirkannya seperti itu, bagian refrain memiliki arti yang berbeda.
Mereka berdua memikirkan hal yang sama, tetapi perasaan mereka tidak berbalas. Bukankah lagu ini terdengar seperti hubungan semacam itu?
Di bagian akhir, saat mengatakan "kimi dake wo (hanya kau seorang)," hanya bagian nada rendah yang tersisa.
Sampai saat itu, sepertinya kita mendengarkan lagu ini dari sudut pandang seorang wanita, tetapi tanpa disadari, kita telah beralih ke sudut pandang seorang pria.
Lagu ini ditulis dengan sangat baik.
Ketika kalian mempertimbangkan hal itu.
Aku akan menulis tentang teknik bernyanyi Yuya Tegoshi juga.
Lagu ini memiliki sedikit nada, jadi dia bernyanyi dengan sederhana, meminimalkan penggunaan vibratonya.
Aku mendapat kesan bahwa dia berusaha meminimalkan semuanya dalam lagu ini.
Hal ini mirip dengan bagaimana dia bernyanyi beberapa waktu lalu, tetapi ada lapisan tambahan dari gloss dan dryness yang matang.
Ini juga identik dengan dilema wanita karena tidak mampu mengekspresikan perasaannya.
Hanya di antara kami, ketika aku berkata kepada Tegoshi, "Lagu solomu luar biasa!" dan dia menjawab, "Gila, aku benar-benar menahan diri ketika menyanyikannya!"
Dia harus menghentikan emosinya agar tidak mengambil alih, dan berkonsentrasi pada setiap kata tanpa menambahkan terlalu banyak nuansa dan ekspresi.
Aku benar-benar berpikir hal itu sangat berhasil.
Tak perlu banyak bicara lagi, dia memiliki suara yang luar biasa, tapi aku pikir dia pintar untuk menahan dirinya sendiri di lagu ini.
Ini adalah lagu yang sangat bagus yang telah mengungkapkan sisi baru untuk Yuya Tegoshi
21. "Ginza Rhapsody "
Ini adalah kali kedua solo sebelumnya telah di Cover ulang sejak "White" dan "Romeo."
"Romeo" berduet dengan Nishikido Ryo-san, tapi lagu kali ini berduet dengan Yamashita Tomohisa-san dari konser "DIAMOND."
Telah menjadi sebuah tema bahwa lagu solo adalah lagu-lagu seksi, seperti "Romeo" dan "Ai no Elegy" dari album sebelumnya, dan sekarang lagu ini.
Gila, aku tidak yakin dari sudut mana aku harus menulis tentang ini. lol
Apa yang membuatnya rumit adalah liriknya ditulis oleh "KoYama-P" ...
Ada hal-hal yang tidak dapat dihindari yang perlu aku katakan ... lol
Aku bisa menulisnya dengan cara yang dramatis jika aku mau. Bisakah aku melewatkan saja yang satu ini? lol
tidak bisa, ya?
Baiklah, mari kita lakukan.
Aku akan memulai dengan menjelaskan versi duet yang dilakukan di "DIAMOND." (Aku mengeluarkan DVD-ku untuk memeriksa kembali!)
Sebelumnya aku bicara tentang lagu "Platonic" menjadi lagu duet satu orang. Yah, "Ginza Rhapsody" pada awalnya adalah duet Koyama-san dan Yamashita-san.
Bagian pria dinyanyikan oleh Koyama-san, dan Yamashita-san menyanyikan bagian wanita-nya. Mereka berdua bernyanyi dan menari di dunia merah dan biru yang akan membuat host club malu.
Itu sangat keren.
Jika kalian belum melihatnya, silakan lihat DVD konser "DIAMOND." (Aku diam-diam promosi.)
Aku ingin membandingkan versi lama dan baru, jadi aku menggunakan bantuan dari orang yang berkepentingan untuk mendapatkan versi asli "Ginza Rhapsody," yang belum pernah dirilis. (Aku menggunakan beberapa perangkat lunak untuk membandingkan lagu-lagunya!)
Susunannya terdengar lebih halus dalam versi baru, dan bagian instrumennya menggunakan rekaman yang baru, sehingga terdengar lebih dewasa. Tetapi selain itu, lagu ini memiliki suara yang sama.
Riff yang mengesankan juga sama.
Ketika kamu memikirkannya, menggunakan Koyama-san sebagai bagian pria dan Yamashita-san sebagai bagian wanita-nya mungkin kebalikan dari apa yang kalian harapkan dari citra mereka.
Aku pikir mereka melakukan itu dengan sengaja untuk mengejutkan para pendengar.
Ketika kalian mendengarkan yang asli, kedengarannya seperti Koyama-san yang sedikit kekanak-kanakan sedang mencoba untuk terdengar maskulin. Aku yakin semua orang berpikir itu mengemaskan.
Bagian-bagiannya dibagi sebagai berikut: Bagian pria pertama adalah Koyama-san, bagian wanita berikutnya adalah Yamashita-san, dan bagian bridge dan refrain dinyanyikan bersama-sama. Dan sama juga pada bagian bait kedua. Dalam versi senyap dari bagian refrain, Yamashita-san menyanyikannya lebih dahulu dan kemudian baru Koyama-san.
Namun dalam lagu baru, Koyama-san menyanyikan refreinnya sendiri, yang menyerupai "Platonic" karena itu adalah duet satu orang.
Suara dan tubuhnya semakin kuat seiring bertambahnya usia, sehingga ia mewujudkan gambaran maskulin dalam lagu-nya lebih dari pada lagu aslinya.
Di sisi lain, bagian wanitanya sangat menonjol.
Itulah kesan pertama yang aku dapat dari vokal-nya.
Sudut pandang dari lirik-nya cukup matang.
"Shiraketa yoru (fajar mulai menyingsing)." "Tabako (rokok)." "Omae o sagashiteruze (aku mencarimu)." "Sutekirenaino yo yubiwa (aku tidak bisa membuang cincinnya)." "Oto no nai heya (ruangan tanpa suara)." "Sute ni ikuze tooi machi made (Aku akan membuangnya, di kota yang jauh)." "Kirai datta botoru no kaori (bau dari botol yang aku benci itu).'
Kalian dapat melihat apa isi ceritanya.
Ginza adalah distrik yang dikenal dengan klub hostess-nya. Ini adalah rapsodi antara pelanggan dan hostess-nya.
Ini adalah kisah cinta yang lebih serius dibandingkan dengan "Platonic"-nya Tegoshi-san.
Hubungan mereka hanyalah pelanggan dan hostess. Mereka tidak tahu apa yang nyata, bahkan jika mereka sedang menjalin hubungan. Tetapi mereka sangat tertarik satu sama lain.
Meskipun demikian, hubungan itu berantakan. Mereka mungkin tidak akan bertemu lagi.
Pelanggan akan menemukan hostess yang lain untuk menjalin hubungan. Hostess-nya pun akan melakukan hal yang sama dengan pelanggan-nya.
Namun terkadang, mereka saling memikirkan satu sama lain. Ini adalah latar belakang yang dimainkan melodi-nya. "Ginza Rhapsody" Hostess disini mungkin adalah "Mama" dari sebuah klub.
Dia tidak menyingkirkan sebotol brendi atau wiski yang pria itu belikan dan menyimpannya di klubnya. Dia tetap kuat dengan mengatakan dia tidak menyukai pria itu.
Suara minor dari lagu ini cocok dengan liriknya. Itu melekat di kepala-ku.
Aku tidak tahu bagaimana mereka membuat lagu ini, tetapi liriknya mengingatkan-ku pada Yamashita-san.
Aku ingin tahu apakah cincin yang mereka bicarakan dalam lirik ini yang membuatku berpikir seperti itu.
Ada sebuah lagu berjudul "Yubiwa (cincin)" yang musik dan liriknya ditulis oleh Yamashita-san. Itu lagu yang bagus.
Ini benar-benar sangat berarti, "Ginza Rhapsody" telah di masukan ke dalam album kami setelah sekian lama.
Keiichiro Koyama telah memantapkan dirinya sebagai seorang penyanyi lagu folk pria yang seksi.
Kalian dapat melihat hal ini menjadi lebih hidup saat datang ke konser kami.
Meskipun dia biasanya berpakaian setelan, Keiichiro Koyama mengungkapkan sisi seksinya di konser. Aku harap kalian akan menikmatinya sesuai keinginan hati kalian.
Ngomong-ngomong!
Jika kalian memiliki kesempatan untuk menonton DVD "DIAMOND" sebelum kalian datang ke konser, silakan diperhatikan koreografi!
ⓒ Jweb
by. 丸
Sepertinya hari ini adalah "Hari Kosmonotika!"
Ini sempurna untuk "Hari EPCOTIA"!
Baiklah, Mari kita mulai!
Yang terakhir!
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~ EPCOTIA Solo Edition.
Aku akan mengatakannya sekali lagi!
Ini adalah interpretasi-ku yang "sangat pribadi" !!!!
Aku belum pernah terlibat dalam pembuatan lagu solo member lain!
Apa yang akan aku tulis adalah imajinasi-ku saja!
Silakan di baca dengan penakan itu dalam pikiran kalian!
20. "Platonic"
Ini adalah lagu solo dari Yuya Tegoshi.
Ini adalah balada klasik, sangat kontras dengan solo sebelumnya "I'm coming."
Aku rasa lagu ini menunjukkan apa yang benar-benar dibuat oleh Yuya Tegoshi.
Lagu-nya sendiri memiliki melodi yang sangat bagus.
Lagu-lagu semacam ini adalah yang terbaik jika kalian ingin menikmati nyanyian fenomenalnya.
Ada satu hal tentang lagu ini yang berbeda dengan lagu balada sebelumnya.
Aku akan membahas itu nanti, setelah aku berbicara tentang lirik-nya.
Kalian dapat mengatakan bahwa ini adalah lagu cinta ketika kalian pertama kali mendengarkannya.
"Hanarenaide ne (jangan tinggalkan aku)," "watashi dake no (hanya milikku)."
Kalian dapat mengetahui dari bagian-bagian ini bahwa lirik ditulis dari sudut pandang seorang wanita.
Aku akan menuliskan bagian lain yang menarik perhatianku.
"Mirai kawattara iinoni (jika saja masa depan dapat berubah),"
"chigiri no nai yume (mimpi tanpa janji),"
"kirei na uso de daite (peluk aku dengan kebohongan yang indah),"
"ashita no kimi ni douka todokuyou ni (biarkan perasaan ini sampai, di mana pun kau berada esok), "
"kanashii koi demo ii (bahkan jika itu adalah cinta yang tragis), "
"kanawanai koi (cinta yang tidak akan terwujud), "
" yasashii uso (kebohongan baik), "
"ima dake wa watashi dake no (hanya untuk saat ini, kau hanyalah milikku)."
Aku mencium cinta yang tak berbalas di sini ...
Kalimat yang menarik perhatianku adalah ...
"Cinta tidak tidak akan terwujud."
Juga,
"Mimpi tanpa janji."
Janji mengacu pada kontrak.
Cinta tanpa kontrak.
Dengan kata lain, cinta yang tidak mengarah pada pernikahan.
Kenapa mereka tidak dapat menikah?
Kenapa wanita ini bersedih?
"Hanya untuk saat ini, kau hanyalah milikku."
Dengan kata lain, di lain waktu pria itu bukanlah miliknya.
Betul.
Mereka berselingkuh.
Kalian juga dapat melihat kata "kebohongan" yang tersebar di seluruh lagunya.
Pria ini sebenarnya memiliki keluarga, tetapi wanita ini ingin dia mengatakan kebohongan manis padanya ketika mereka bersama. Jangan membuatnya merasa seperti ada orang lain diantara mereka.
Ini adalah hubungan yang tidak pasti,
tetapi saat ini perpisahan sudah mulai mendekat, wanita ini tidak dapat menahan rasa sakit itu.
Dia sangat sedih sampai lelah karena menangis.
Dia tidak ingin menjadikan ciuman itu jadi yang terakhir.
Ini adalah cinta terlarang.
Tetapi perasaan yang wanita ini miliki sangatlah murni (bersifat platonis).
Aku bertanya-tanya apa yang dipikirkan pria itu ...
Lagu ini sangatlah sedih.
Kalau begitu, mari kita lihat dari sisi vokal-nya.
Hal khusus tentang lagu ini yang berbeda dengan yang sebelumnya adalah bahwa ada dua suara di bagian refrain-nya.
Kedua suara itu terpisah satu oktaf, dan menciptakan harmoni yang berbeda.
Sebenarnya, "Ayame" ku juga seperti itu.
Sangat menyegarkan mendengar suara ganda Yuya Tegoshi. Ini adalah suara yang tidak pernah kudengar sebelumnya.
Pada kenyataannya, kedua suara harmonisasi ini juga menandakan sesuatu yang lain.
Satu-satunya kejadian yang terjadi hanya di bagian Refrain.
Aku pikir kedua suara itu menandakan wanita (bagian nada tinggi) dan pria (bagian nada rendah).
Hanya ada satu vokal, tetapi pada dasarnya ini adalah sebuah lagu duet.
Ketika kalian memikirkannya seperti itu, bagian refrain memiliki arti yang berbeda.
Mereka berdua memikirkan hal yang sama, tetapi perasaan mereka tidak berbalas. Bukankah lagu ini terdengar seperti hubungan semacam itu?
Di bagian akhir, saat mengatakan "kimi dake wo (hanya kau seorang)," hanya bagian nada rendah yang tersisa.
Sampai saat itu, sepertinya kita mendengarkan lagu ini dari sudut pandang seorang wanita, tetapi tanpa disadari, kita telah beralih ke sudut pandang seorang pria.
Lagu ini ditulis dengan sangat baik.
Ketika kalian mempertimbangkan hal itu.
Aku akan menulis tentang teknik bernyanyi Yuya Tegoshi juga.
Lagu ini memiliki sedikit nada, jadi dia bernyanyi dengan sederhana, meminimalkan penggunaan vibratonya.
Aku mendapat kesan bahwa dia berusaha meminimalkan semuanya dalam lagu ini.
Hal ini mirip dengan bagaimana dia bernyanyi beberapa waktu lalu, tetapi ada lapisan tambahan dari gloss dan dryness yang matang.
Ini juga identik dengan dilema wanita karena tidak mampu mengekspresikan perasaannya.
Hanya di antara kami, ketika aku berkata kepada Tegoshi, "Lagu solomu luar biasa!" dan dia menjawab, "Gila, aku benar-benar menahan diri ketika menyanyikannya!"
Dia harus menghentikan emosinya agar tidak mengambil alih, dan berkonsentrasi pada setiap kata tanpa menambahkan terlalu banyak nuansa dan ekspresi.
Aku benar-benar berpikir hal itu sangat berhasil.
Tak perlu banyak bicara lagi, dia memiliki suara yang luar biasa, tapi aku pikir dia pintar untuk menahan dirinya sendiri di lagu ini.
Ini adalah lagu yang sangat bagus yang telah mengungkapkan sisi baru untuk Yuya Tegoshi
21. "Ginza Rhapsody "
Ini adalah kali kedua solo sebelumnya telah di Cover ulang sejak "White" dan "Romeo."
"Romeo" berduet dengan Nishikido Ryo-san, tapi lagu kali ini berduet dengan Yamashita Tomohisa-san dari konser "DIAMOND."
Telah menjadi sebuah tema bahwa lagu solo adalah lagu-lagu seksi, seperti "Romeo" dan "Ai no Elegy" dari album sebelumnya, dan sekarang lagu ini.
Gila, aku tidak yakin dari sudut mana aku harus menulis tentang ini. lol
Apa yang membuatnya rumit adalah liriknya ditulis oleh "KoYama-P" ...
Ada hal-hal yang tidak dapat dihindari yang perlu aku katakan ... lol
Aku bisa menulisnya dengan cara yang dramatis jika aku mau. Bisakah aku melewatkan saja yang satu ini? lol
tidak bisa, ya?
Baiklah, mari kita lakukan.
Aku akan memulai dengan menjelaskan versi duet yang dilakukan di "DIAMOND." (Aku mengeluarkan DVD-ku untuk memeriksa kembali!)
Sebelumnya aku bicara tentang lagu "Platonic" menjadi lagu duet satu orang. Yah, "Ginza Rhapsody" pada awalnya adalah duet Koyama-san dan Yamashita-san.
Bagian pria dinyanyikan oleh Koyama-san, dan Yamashita-san menyanyikan bagian wanita-nya. Mereka berdua bernyanyi dan menari di dunia merah dan biru yang akan membuat host club malu.
Itu sangat keren.
Jika kalian belum melihatnya, silakan lihat DVD konser "DIAMOND." (Aku diam-diam promosi.)
Aku ingin membandingkan versi lama dan baru, jadi aku menggunakan bantuan dari orang yang berkepentingan untuk mendapatkan versi asli "Ginza Rhapsody," yang belum pernah dirilis. (Aku menggunakan beberapa perangkat lunak untuk membandingkan lagu-lagunya!)
Susunannya terdengar lebih halus dalam versi baru, dan bagian instrumennya menggunakan rekaman yang baru, sehingga terdengar lebih dewasa. Tetapi selain itu, lagu ini memiliki suara yang sama.
Riff yang mengesankan juga sama.
Ketika kamu memikirkannya, menggunakan Koyama-san sebagai bagian pria dan Yamashita-san sebagai bagian wanita-nya mungkin kebalikan dari apa yang kalian harapkan dari citra mereka.
Aku pikir mereka melakukan itu dengan sengaja untuk mengejutkan para pendengar.
Ketika kalian mendengarkan yang asli, kedengarannya seperti Koyama-san yang sedikit kekanak-kanakan sedang mencoba untuk terdengar maskulin. Aku yakin semua orang berpikir itu mengemaskan.
Bagian-bagiannya dibagi sebagai berikut: Bagian pria pertama adalah Koyama-san, bagian wanita berikutnya adalah Yamashita-san, dan bagian bridge dan refrain dinyanyikan bersama-sama. Dan sama juga pada bagian bait kedua. Dalam versi senyap dari bagian refrain, Yamashita-san menyanyikannya lebih dahulu dan kemudian baru Koyama-san.
Namun dalam lagu baru, Koyama-san menyanyikan refreinnya sendiri, yang menyerupai "Platonic" karena itu adalah duet satu orang.
Suara dan tubuhnya semakin kuat seiring bertambahnya usia, sehingga ia mewujudkan gambaran maskulin dalam lagu-nya lebih dari pada lagu aslinya.
Di sisi lain, bagian wanitanya sangat menonjol.
Itulah kesan pertama yang aku dapat dari vokal-nya.
Sudut pandang dari lirik-nya cukup matang.
"Shiraketa yoru (fajar mulai menyingsing)." "Tabako (rokok)." "Omae o sagashiteruze (aku mencarimu)." "Sutekirenaino yo yubiwa (aku tidak bisa membuang cincinnya)." "Oto no nai heya (ruangan tanpa suara)." "Sute ni ikuze tooi machi made (Aku akan membuangnya, di kota yang jauh)." "Kirai datta botoru no kaori (bau dari botol yang aku benci itu).'
Kalian dapat melihat apa isi ceritanya.
Ginza adalah distrik yang dikenal dengan klub hostess-nya. Ini adalah rapsodi antara pelanggan dan hostess-nya.
Ini adalah kisah cinta yang lebih serius dibandingkan dengan "Platonic"-nya Tegoshi-san.
Hubungan mereka hanyalah pelanggan dan hostess. Mereka tidak tahu apa yang nyata, bahkan jika mereka sedang menjalin hubungan. Tetapi mereka sangat tertarik satu sama lain.
Meskipun demikian, hubungan itu berantakan. Mereka mungkin tidak akan bertemu lagi.
Pelanggan akan menemukan hostess yang lain untuk menjalin hubungan. Hostess-nya pun akan melakukan hal yang sama dengan pelanggan-nya.
Namun terkadang, mereka saling memikirkan satu sama lain. Ini adalah latar belakang yang dimainkan melodi-nya. "Ginza Rhapsody" Hostess disini mungkin adalah "Mama" dari sebuah klub.
Dia tidak menyingkirkan sebotol brendi atau wiski yang pria itu belikan dan menyimpannya di klubnya. Dia tetap kuat dengan mengatakan dia tidak menyukai pria itu.
Suara minor dari lagu ini cocok dengan liriknya. Itu melekat di kepala-ku.
Aku tidak tahu bagaimana mereka membuat lagu ini, tetapi liriknya mengingatkan-ku pada Yamashita-san.
Aku ingin tahu apakah cincin yang mereka bicarakan dalam lirik ini yang membuatku berpikir seperti itu.
Ada sebuah lagu berjudul "Yubiwa (cincin)" yang musik dan liriknya ditulis oleh Yamashita-san. Itu lagu yang bagus.
Ini benar-benar sangat berarti, "Ginza Rhapsody" telah di masukan ke dalam album kami setelah sekian lama.
Keiichiro Koyama telah memantapkan dirinya sebagai seorang penyanyi lagu folk pria yang seksi.
Kalian dapat melihat hal ini menjadi lebih hidup saat datang ke konser kami.
Meskipun dia biasanya berpakaian setelan, Keiichiro Koyama mengungkapkan sisi seksinya di konser. Aku harap kalian akan menikmatinya sesuai keinginan hati kalian.
Ngomong-ngomong!
Jika kalian memiliki kesempatan untuk menonton DVD "DIAMOND" sebelum kalian datang ke konser, silakan diperhatikan koreografi!
ⓒ Jweb
by. 丸
Senin, 21 Mei 2018
Shigeaki no Cloud - 07 April 2018 [Indonesia Translate]
7 April 2018
Catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato:
~Edisi EPCOTIA~ bagian 4
16. "Hoshi ni Negai wo"
Ini adalah lagu pop Jepang yang memiliki tempo menengah klasik.
Penggubahnya dilakukan oleh Shimada Masanori-san, yang telah bekerja dengan banyak artis yang berbeda.
Kesan pertamaku tentang lagu ini adalah bahwa aransemennya sangat lembut dan memiliki kesan yang dalam. Aku rasa itu karena suara nyaman yang di timbulkan dari band dan instrumen senar-nya. Ini luar biasa.
Juga, mengenai liriknya, ini adalah lagu cinta yang bisa kalian tafsirkan sebagai lagu perpisahan.
Musimnya adalah musim panas.
Sekarang, mari kita beralih ke waktu imajinasi Shigeaki Kato.
------
Sebuah kota kecil.
Di tempat seperti itu, kau hanya bisa menghabiskan waktu dengan pacarmu saat pulang sekolah. Hal yang bisa kau lakukan adalah pulang bersama di jalan setapak di dekat rel kereta sambil bergandengan tangan.
Tapi tetap saja, ini adalah waktu yang sangat berharga bagi dirimu dan wajahnya begitu cantik karena cahaya dari matahari terbenam yang menyinarinya.
Kau berharap waktu yang kalian habiskan bersama dapat bertahan selamanya.
Namun, harapan semacam itu semuanya sia-sia.
Dia terjangkit penyakit yang mematikan. Tidak ada yang tahu kapan ajal mungkin akan mendekatinya.
Dan, waktu terbatas yang tersisa baginya terus berlalu.
Kondisinya memburuk ke titik di mana dia terpaksa harus tinggal di rumah sakit.
Dan juga, kau tidak berbicara tentang bagaimana dia tidak memiliki waktu lama untuk hidup, tetapi kalian berdua mengerti apa yang sedang terjadi.
Setelah beberapa saat, dia meminta bantuan padamu, hal yang hampir tidak pernah dia lakukan.
Dia ingin pergi melihat kembang api bersama mu.
Tidak ada orang yang bisa menolaknya.
Kalian berdua memakai kimono musim panas dan pergi untuk melihat kembang api.
Ketika kau memegang tangannya agar tidak terpisah, kau menyadari bahwa tangannya jauh lebih kurus daripada sebelumnya.
Kembang api itu sangat indah.
Namun, air mata mengalir di wajahmu.
Suara kembang api bagaikan menghitung mundur waktu yang tersisa.
Secercah kembang api yang terbakar habis menyentuh pipimu yang basah.
Bahkan kembang api yang indah pun akhirnya akan menghilang. Kemudian, mereka menjadi abu.
Kau memohon.
Kau berharap sebuah cara yang memungkinkan, agar waktu dapat berhenti pada saat itu.
Seperti halnya seseorang berharap pada bintang jatuh, tapi kau mengharapkannya pada kembang api.
Diam-diam, pacarmu menggenggam erat tanganmu dengan tangannya yang kurus.
Lalu, dia tersenyum lembut padamu.
Dalam perjalanan kembali dari pertunjukan kembang api, langit malam, yang baru saja dipenuhi dengan kembang api yang menyala, sekarang ditutupi dengan bintang-bintang bersinar yang tak terhitung jumlahnya.
Setelah kau mengantarnya kembali ke rumah sakit, ia berkata kepadamu, "Ini bukanlah perpisahan untuk kita."
Beberapa saat setelah itu, dia meninggal.
Sebelumnya, orang-orang akan selalu melihatmu berjalan bersamanya di trotoar sepulang sekolah, tetapi sekarang hanya ada kau seorang di sana.
Tapi, kau masih bisa merasakan kehangatan tangannya.
Ketika kau melihat ke langit malam, kau percaya bahwa salah satu bintang di sana adalah dia.
Dan, menuju salah satu bintang itu, kau mengucapkan kata-kata yang kalian katakan satu sama lain pada malam itu.
"Aku berharap bisa bertemu denganmu lagi."
------
Itu cerita yang bagus, jika aku bisa mengatakannya itu sendiri.
Dari liriknya, kalian mungkin merasa bahwa ini adalah cerita yang sangat bagus, tetapi inilah yang aku pikirkan.
Jika kalian memikirkannya dengan cara seperti ini, lagu ini seperti lagu tema yang kalian dengar dalam film bertemakan cinta.
Mengenai hal ini, karena lagu ini dimulai tiba-tiba dengan suara Masuda-san, kalian bisa menafsirkan bahwa semua hal, hal baik maupun sedih, terjadi pada kita tanpa peringatan sebelumnya.
Ada banyak hal yang dapat kalian bayangkan dari hal ini.
Mampu menyanyikan lagu klasik seperti ini adalah salah satu hal yang membuat kami merasa begitu hebat.
Bahkan jika masing-masing dari kami dapat bernyanyi dalam gaya unik kami masing-masing, dengan bernyanyi bersama, kami menghasilkan harmoni semacam ini. Kami sekarang bisa membanggakan diri tentang bagaimana kami bisa melakukan hal itu.
Refrain tidak dimulai di awal ketukan, tetapi pada nada ke-16. Ini adalah apa yang kalian sebut dengan sinkopasi, sehingga menciptakan nada yang lebih emosional.
Dan, di paruh kedua, kami menyanyikan kata-kata dari judulnya, "Hoshi ni Negai wo."
di Lembar lirik-nya tertulis "..." di bagian akhir, dan ini adalah perbedaan kecil yang tepat yang diperlukan di sini! itu membuatnya sangat emosional!
Aku hanya dapat mengatakan bahwa ini adalah lagu yang lembut, tapi dengan perasaan yang bittersweet dan sedih.
17. "Innocence"
Di lanjutankan dari "Hoshi ni Negai wo," lagu ini adalah lagu pop Jepang klasik lainnya.
Lagu ini benar-benar memiliki nuansa nostalgia, seperti lagu band tahun 90-an.
Penggubahnya dilakukan oleh Kameda Seiji-san.
Tidak ada yang salah sama sekali dengan bagaimana lagu ini dibuat.
Dari keseluruhan sampai ke staf yang bekerja untuk lagu ini sendiri, lagu ini membuatku berpikir tentang Lagu "Endless Summer," yang sebelumnya terpilih menjadi lagu nomor satu dalam voting penggemar.
Atau itulah yang aku pikirkan. Di paruh kedua, aku mengatakan "innocence(tak berdosa)" di bagian solo-ku (pada lagu endless summer), jadi bisakah ini menjadi lagu jawaban?
Melihat ke dalam teori lagu jawaban ini, walaupun aku belum mengkonfirmasikannya dengan produser kami, tapi aku menyadari bahwa banyak liriknya yang agak mirip antara kedua lagu ini.
Ano Mama (Sama seperti itu) = Ano Hi no Mama (Sama seperti hari itu).
Yume ni Mita Kisetsu (Musim yang aku impikan) = Nidoto Konai Kisetsu (Musim yang tidak akan pernah aku alami lagi).
Mada Yareruyotte Kimi no Senaka o Oshite Kureru (aku akan mendorongmu dengan mengatakan bahwa kau dapat terus berjalan.) = Daijoubu to Senaka o Osu (aku akan mendorongmu dengan mengatakan bahwa segalanya akan baik-baik saja).
Lihat kan!?
"Endless Summer" adalah lagu yang membuat kau berpikir tentang seorang anak muda yang telah memiliki impian seumur hidupnya, tetapi belum mampu mewujudkannya. Namun, dia masih terus berusaha dan mewujudkannya.
Aku yakin lagu ini dikagumi oleh penggemar karena mereka melambangkan gambar anak muda itu dengan kami.
Tapi, pada refrain terakhir untuk "Endless Summer," seperti yang aku sebutkan di atas, ada lirik seseorang yang mendorongnya untuk terus berjalan, jadi dia menerima dukungan dari orang lain.
Dan, pada akhirnya, ada lirik "Ano Yume ni Tsunagatte Iru (Ini terhubung dengan mimpi kita)."
Itu berarti, orang ini adalah diri kita sendiri di masa lalu. Diri kita sendiri dari saat kita bertekad dan melakukan semua yang kita bisa untuk mencapai impian kita.
Meskipun kita telah menjadi orang dewasa biasa sekarang dan banyak hal yang belum sepenuhnya berubah menjadi seperti yang kita inginkan, masih ada diri kita di masa lalu yang terus mendukung kita. Itulah mengapa semuanya akan baik-baik saja. Kau bisa mengatakan bahwa ini adalah semacam lagu perjuangan.
Jadi, apa arti dari "Innocence"?
Pertama, kepolosan adalah murni, 100% murni. Evergreen. Masa muda.
Mari kita lihat liriknya dari awal.
"Obore Kaketa Osanai Yume (Mimpi masa muda yang hampir menenggelamkan-mu)," artinya mimpi yang kau lepaskan. Kau selalu berkata "Kitto Kanau (mimpi seperti itu akan menjadi kenyataan suatu hari nanti)." Siapakah orang ini?
Sepertinya dia bukanlah dirimu saat ini.
Mari kita lihat lebih dalam lagi.
Dia adalah seseorang dengan "Manazashi (mata)" yang penuh dengan "Kachiki (keyakinan)" dan "Hokorashige (kebanggaan)."
Dari apa yang terjadi, aku akan mengatakan ... bahwa dia mungkin ... temanmu.
Mungkin seorang teman yang memiliki impian yang sama denganmu?
Tapi, sepertinya kau sudah berpisah dengannya karena suatu alasan. Mungkin dia pergi ke sekolah lain atau pindah?
kalian berpisah "Mou Aenai to Shitte Itemo Mata Ashita (dengan mengatakan 'Sampai besok ya' meskipun kau tahu kalian tidak akan pernah bertemu lagi)."
Kemudian, bagian Refrainnya dimulai.
Kau ingat "Nidoto Konai Kisetsu (musim yang tidak pernah kau alami lagi)."
Itu artinya, Kau mengingat ketika kau berusaha begitu keras bersama dengan temanmu untuk mencapai impianmu.
Dengan mengingat itu, kau menyadari bahwa kau tidak perlu memaksakan diri untuk berubah. Apapun yang terjadi, kau bisa menjadi diri sendiri.
Ini berarti bahwa kisah ini adalah tentang karakter utama yang tumbuh dewasa dan mengingat kembali ke masa lalu.
Jika kau menafsirkannya dengan cara ini, maka bait ke-2 akan mudah dimengerti.
Melihat bunga yang tumbuh di sisi jalan, kau mengingat segala hal yang telah berubah, segala hal yang belum berubah, dan apa yang perlu kau lindungi.
Apa yang perlu kau lindungi ... mungkin itu keluargamu?
Mungkin orang ini menjadi dewasa yang bekerja, memiliki anak, dan berpikir dia perlu melakukan yang terbaik di pekerjaannya, tetapi mungkin banyak hal yang tidak berjalan dengan baik saat ini.
Itu sebabnya dia menemukan dirinya mengingat hal-hal seperti itu.
Saat ketika dia menjalani hidupnya tanpa mengetahui temannya akan meninggalkannya suatu hari nanti.
Hari-hari ketika dia hidup untuk mencapai mimpinya seolah-olah dia sedang berlayar melalui lautan yang luas. Saat itu, ketika dia bisa mengerahkan seluruh upayanya bahkan jika masa depan mungkin tidak penuh dengan harapan seperti yang dia harapkan.
Itu berarti ...
karakter utama dari lagu ini adalah anak laki-laki dari "Endless Summer."
Dia sekarang sudah menjadi lelaki dewasa biasa.
Dia menjadi orang dewasa yang didorong oleh masa mudanya ketika dia memiliki harapan dan mimpi dan sekarang sedang didorong oleh dirinya di masa lalu yang penuh semangat dari masa itu.
Bahkan setelah tumbuh dewasa, dia mengingat masa lalu sehingga dirinya itu bisa mendukungnya.
Kemudian, pada akhirnya, dia menyadari sesuatu.
Sama seperti bagaimana dirinya di masa lalu yang mendorong dirinya sendiri masa sekarang, mungkin akan ada saat ketika dia, dalam keadaannya sekarang, akan melakukan dorongan yang sama terhadap dirinya di masa depan.
Bahkan jika ada begitu banyak hal yang menyakitkan dan itu membuatnya menangis, kelemahan itu juga merupakan kebaikan dan kekuatannya.
Itu sebabnya dia bisa bangga. Dia bisa terus berjalan.
Ketika kalian melihat lembar lirik-nya, kalian dapat melihat bahwa orang ini menyebut dirinya "Kimi (kau)."
Itu bisa menjadi arti dari semua ini.
Ketika saatnya tiba dimana langit dipenuhi dengan sinar matahari, apa yang akan dia katakan pada masa depannya sendiri?
Tidak peduli apa yang terjadi, kau adalah dirimu sendiri.
Kau dapat terus melakukan yang terbaik dengan bersikap jujur kepada diri sendiri.
Selama lagu ini, "Innocence," ada, kita akan memiliki melodi yang abadi untuk didengarkan.
18. "Kaerimichi -INTER-"
Sekarang, perjalanan kita hampir berakhir. Kita hampir kembali ke Bumi.
Tapi, jangan panik. Pastikan untuk mengencangkan sabuk pengaman kalian.
19. "HAPPY ENDING"
Ini adalah lagu chorus yang pas untuk mengakhiri album ini.
Aku pikir, salah satu karakteristik utama dari lagu paduan suara adalah mudah diingat, dan lagu ini tentu saja sebuah lagu yang dapat kalian nyanyikan setelah kalian dengarkan walau hanya sekali.
Ciri-ciri dari lagu ini adalah bahwa tidak ada intro atau interlude, dan melalui semua bagian ada penggunaan vokal.
Dalam album kami sebelumnya, "NEVERLAND," tidak termasuk "INTER," kami memiliki lagu yang kuat di akhir, "U R not alone," sebagai bagian dari trek.
Musik dari kedua lagunya benar-benar berbeda, tetapi mungkin ada beberapa kesamaan dalam pesan dari masing-masingnya.
Pada akhir refrain, ada "Hitori da Nante Machigaenai Youni (Jangan berpikir bahwa kau adalah satu-satunya yang merasakan) dan “Hitori da Nante Omottara Yurusanai (Saya tidak akan memaafkanmu kalau kau berpikir bahwa kau adalah satu-satunya yang merasakan)."
Kedua lagu itu dengan jelas menyatakan bahwa kalian tidak sendirian.
Pada syair yang penuh dengan melodi dari piano, lagu ini menggambarkan seseorang yang sedang berjuang.
Tapi, lagu ini kemudian menjadi lebih positif ketika ia menuju bagian Refrain.
Urutan nyanyian kami dalam lagu ini adalah Masuda → Kato → Tegoshi → Koyama dan masing-masing kepribadian dan suara kami sangat cocok dengan urutannya.
Ketika kami merekam lagu ini, produser mengatakan kepada kami "Kita tidak akan melakukan beberapa rekaman atau memilih versi yang terbaik. Juga, kita tidak akan mengharmonisasikan bagian refrain-nya, jadi hanya berkonsentrasilah pada nyanyian kalian sendiri"
Sejujurnya, ketika kita melakukan rekaman lagu, kami biasanya melakukan beberapa pengambilan suara dan memilih yang mana yang akan digunakan untuk bait pertama, yang mana yang digunakan untuk bait kedua, dll.
Kami biasanya membuat jalur vokal dengan memilih versi terbaik untuk setiap bagian, tetapi dia menyatakan bahwa kami tidak akan melakukan itu untuk lagu ini.
Aku pikir alasan dia memilih untuk melakukan ini adalah agar emosi para penyanyi dan kehangatan yang kita bawa dapat langsung dimasukkan ke dalam seluruh rekaman.
Dengan tidak mengharmonisasikan nyanyian kami, dia tidak ingin bagian yang kami nyanyikan bersama terdengar terlalu sempurna dan dengan sengaja membiarkan ada ketidakseimbangan.
Sederhananya, dia ingin lagu ini terdengar seperti kita sedang merekam pertunjukan langsung.
Aku pikir hasil akhirnya adalah kami melakukan ini dengan sempurna.
Aku pikir ini adalah lagu di mana kalian dapat merasakan kehangatan masing-masing member.
Dan, di atas semua itu, ada paduan suara anak-anak yang bernyanyi bersama kami.
Ini memiliki perasaan yang sangat menggembirakan.
Bagian dari lagu ini yang sangat aku sukai adalah
bagaimana judul yang sebenarnya
tidaklah benar-benar
"HAPPY ENDING."
Judul yang sebenarnya disembunyikan di bagian refrain.
"Akhir yang bahagia sedang menunggu"
Akhir yang bahagia menunggu kita.
Sekarang bukanlah akhir yang bahagia untuk kita.
Ada akhir yang bahagia menunggu kita di masa depan.
Kita akan menjadi lebih bahagia daripada sekarang.
Bahkan jika kita tidak memiliki sayap sekarang,
Kita dapat terbang di antara langit mimpi.
Luar angkasa terletak di ujung langit.
Luar angkasa meluas sampai selamanya.
Dia tidak memiliki batas.
Kita tidak sendirian.
Kebahagiaan selalu berada di sampingmu.
"Akhir yang bahagia sedang menunggu"
Dengan demikian, akhirnya ini adalah akhir dari catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: EPCOTIA Edition!
Apa? Masih ada lagi yang harus aku bahas?
Kalian ingin aku melakukan lebih banyak tahun ini?
Apa?
Haruskah aku?
Sepertinya aku tidak punya pilihan!
Baiklah!
Selanjutnya.... akan menjadi catatan liner yang sangat pribadi oleh Shigeaki Kato: ~EPCOTIA Solo Edition~! Nantikanlah untuk itu!
ⓒ Jweb
by. 丸
Langganan:
Postingan (Atom)






